Kalla: SBY-Rice Tak Bahas NSA
Jumat, 06 Jan 2006 15:31 WIB
Jakarta - Wapres Jusuf Kalla membantah permintaan penandatanganan proposal non surrender agreement (NSA) merupakan bahasan utama pertemuan antara Pemerintah dengan Menlu AS Condoleeza Rice. "Saya belum pernah mendengar NSA akan dibicarakan. Pemerintah belum pernah bicarakan tentang agenda seperti itu," kata Kalla di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (6/1/2006). Menurut rencana, Minggu lusa Condoleeza Rice mengadakan kunjungan kerja di Indonesia. Ia dijadwalkan diterima oleh Presiden pada Senin siang pekan depan. Menurut Kalla, SBY dan Rice akan membahas rencana peningkatan kerja sama militer menindaklanjuti pencabutan embargo senjata mematikan oleh Pemerintah AS pada November 2005. Masalah lain yang juga mendapat perhatian adalah aksi bersama mencegah pandemi virus flu burung, dan tentu saja perang melawan terorisme. Perlu diketahui NSA adalah kerja sama penolakan ekstradisi bagi warga negara AS yang melakukan pelanggaran HAM agar bisa diajukan ke Peradilan Kejahatan Internasional (ICC). Bila Pemerintah menandatangani proposal itu, Indonesia dikhawatirkan akan menjadi tempat pelarian bagi para penjahat HAM asal AS. Tidak heran para aktivis HAM dalam dan luar negeri mengecam keras proposal itu.
(nrl/)











































