Polda Metro Imbau Warga Tak Gelar Pawai Obor Malam 1 Muharam

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 19 Agu 2020 18:33 WIB
Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers di Mapolda Jaya, Jakarta, Sabtu (25/7/2020) terkait kematian editor Metro TV, Yodi Prabowo. Polda Metro Jaya menyatakan kematian Yodi Prabowo karena bunuh diri dengan cara menusukkan pisau ke perut dan leher. Hadir dalam keterangan pers tersebut antara lain Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat tidak menggelar pawai obor pada malam 1 Muharam 1442 Hijriah. Imbauan tersebut disampaikan terkait dengan situasi pandemi virus Corona (COVID-19).

"Kita tetap imbau masyarakat untuk nggak melakukan pawai obor di masa pandemi COVID-19 ini. Apalagi di Jakarta kan termasuk tinggi penularan virus Corona. Jadi kegiatan tersebut alangkah baiknya tahun ini ditiadakan. Seperti Idul Fitri kemarin kita rayakan bersama saja di rumah dengan keluarga," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Rabu (19/8/2020).

Yusri mengatakan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan tiga pilar di tiap masing-masing wilayah hukum Polda Metro Jaya, untuk mengimbau masyarakat tidak melakukan pawai obor di tengah masa pandemi.

Dia menambahkan Polda Metro Jaya juga telah bekerja sama dengan tokoh masyarakat serta tokoh agama untuk mengingatkan warga terkait imbauan tersebut.

"Di bawah kan polsek dan polres sudah mengimbau. Kita kan juga selalu bekerja sama dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, untuk membantu mengingatkan masyarakat terus terkait protokol kesehatan pada saat seperti ini," jelas Yusri.

Lebih lanjut Yusri mengatakan pihaknya juga meyakini masyarakat di Jakarta telah memahami kondisi pandemi virus Corona yang masih berlangsung hingga saat ini. Namun, jika ada warga yang masih tetap melakukan pawai obor tersebut, pihaknya juga tetap akan melakukan tindakan persuasif untuk meminta masyarakat tersebut kembali ke rumah.

"Nggaklah, masyarakat Jakarta sudah mengerti, sudah tahu penyebaran pandemi COVID-19 cukup tinggi di Jakarta. Kalaupun ada yang maksa dan ketahuan, kita lakukan langkah persuasif-humanis seperti biasa, kita sampaikan kepada masyarakat. Intinya, kita mengimbau untuk tidak melakukan pawai obor tahun ini," pungkas Yusri.

Simak video 'Menag Fachrul: Mari Manfaatkan Tahun Baru Hijriah untuk Hijrah':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/aud)