KAMI Bentukan Din Syamsuddin dkk Bantah Akan Jadi Parpol

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Selasa, 18 Agu 2020 15:35 WIB
Ketua Komite Eksekutif KAMI Ahmad Yani
Foto: Ketua Komite Eksekutif KAMI Ahmad Yani (Luqman Nurhadi Arunanta/detikcom)
Jakarta -

Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) telah mendeklarasikan diri di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat (Jakpus). KAMI berkomitmen tak akan menjadi partai politik.

"Tidak, kami tidak akan berubah menjelma menjadi partai politik maupun ormas. Seperti ini saja," kata Ketua Komite Eksekutif KAMI Ahmad Yani di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakpus, Selasa (18/8/2020).

Yani menegaskan KAMI hanyalah gerakan moral. Selain itu, Yani juga mengatakan KAMI tak memposisikan diri sebagai oposisi.

"Jadi pada akhirnya kami tidak mengklaim diri kami sebagai kelompok oposisi. Kami hanya menyampaikan pikiran kami, pandangan kami, penilaian kami terhadap situasi dan kondisi sebagai partisipasi kami sebagai warga negara yang melihat biduk perahu kapal Indonesia ini akan tenggelam," jelas Yani.

Yani juga menyebut KAMI menghindari politik praktis. Yani menambahkan KAMI tak berniat maju dalam Pilpres 2024.

"Kita tidak dalam konteks politik praktis. Politik praktis itu politik untuk merebut kekuasaan. Kami ingin menyampaikan bahwa kondisi ini tidak bisa berlama-lama. Kalau sampai 2024 tidak ada usaha untuk menyelamatkan, baik dari KAMI maupun dari Pemerintah, pemangku amanah, atau kelompok masyarakat seperti KAMI ini tidak menyelamatkan, kita sangat khawatir sekali bahwa perahu Indonesia akan tenggelam sebelum 2024," terang Yani.

"Oleh karena itu, itulah keterpanggilan kami. Jadi kita tidak dalam kerangka politik. 2024 itu adalah kerangka dan kegiatan politik. Kita menjauhi kerangka dan kegiatan politik itu," tambahnya.

Sebelumnya, KAMI yang dibentuk Din Syamsuddin menyita publik terutama politikus partai. PDIP memprediksi KAMI akan menjadi organisasi masyarakat atau partai politik.

"Beberapa deklarator yang ada kami kenal dengan baik. Namun ada juga nama-nama 'langganan' yang selalu muncul di banyak forum serupa. Kita harus menanti rencana kerja setelah deklarasi, apakah akan berlanjut sebagai ormas, terus menjadi parpol, apa bagaimana. Masih harus kita tunggu," kata politikus senior PDIP Hendrawan Supratikno kepada wartawan, Senin (17/8).

Tonton video 'Gatot Nurmantyo Ungkit Pidato 2017 soal Senjata Biologis Massal':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/aud)