Jejak Politik Ahmad Dhani, dari Ogah sampai Mau

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 18 Agu 2020 13:19 WIB
Yusril Ihza Mahendra menemui bakal cagub DKI dari PKB Ahmad Dhani. Keduanya salam komando dan menyatakan saling dukung untuk mengalahkan Ahok di Pilgub DKI. Noel/detikcom.
Ahmad Dhani (Pool)
Jakarta -

Kini, Ahmad Dhani sudah berpikir maju ke Pilwali Surabaya 2020. Menilik ke belakang, musisi andal ini sempat ogah masuk politik.

Berikut ini catatan mengenai jejak politik Ahmad Dhani yang dikumpulkan dari pemberitaan detikcom hingga Selasa (18/8/2020).

View this post on Instagram

1992

A post shared by Ahmad Dhani Prasetyo (@ahmaddhaniofficial) on Jan 26, 2020 at 5:31pm PST

Awalnya ogah politik

Pria bernama lengkap Ahmad Dhani Prasetyo ini lahir di Surabaya, Jawa Timur, 26 Mei 1972. Sejak kecil, Dhani suka bermain musik. Mulai era 1990-an, Dhani menjadi tenar lewat kelompok musik Dewa 19. Band itu sudah menelurkan album sejak 1992.

Ahmad Dhani sempat memantik kontroversi. Misalnya, soal sampul album 'Laskar Cinta' dari Dewa 19. Pada 25 April 2005, ormas FPI melaporkan Dewa 19 ke Polda Metro Jaya gara-gara sampul album itu mencantumkan kaligrafi berbunyi 'Allah'. FPI memandang Dewa menyalahgunakan lambang-lambang Islam.

Saat itu belum ada isu kuat bahwa Dhani akan berpolitik praktis. Dhani bahkan sempat menyatakan ogah berpolitik meski mengklaim sudah didekati Partai Golkar.

"Saya sih nggak berminat. Kalau saya mau, sudah dari dulu saya bisa jadi," ujar Dhani di gedung DPR, Senayan, Jakarta, 14 Mei 2012.

Tonton juga video 'Jerinx Sebut Agama itu Konspirasi, Ahmad Dhani: Belajar Sejarah Dulu':

[Gambas:Video 20detik]




Selanjutnya
Halaman
1 2 3