Cerita Fahri Hamzah soal Bintang Jasa Bikin Anak Buah Berebut 'Kaveling'

Danu Damarjati - detikNews
Senin, 17 Agu 2020 21:06 WIB
Wakil Ketua DPR periode 2014-2019 Fahri Hamzah berjalan usai mengikuti Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (13/8/2020). Negara menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Nararya kepada Fahri Hamzah yang disematkan oleh Presiden Joko Widodo. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.
Fahri Hamzah (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Mengamati perebutan kaveling Kalibata, Fahri dan salah seorang stafnya yang paham situasi malah menjadi geli. Soalnya, 'kaveling Kalibata' itu sebenarnya bukan berwujud hunian orang hidup.

"Ketawa sendir melihat perebutan itu, karena mereka belum paham. Saya bilang, kalau kalian semua mau tinggal di situ, silakan. Cuma, harus ditanam berdiri, karena nggak akan muat kalau ditanamnya itu sambil tertidur," kata Fahri.

Usut punya usut, 'kaveling Kalibata' itu adalah makam di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan. Seseorang yang menerima Bintang Mahaputera Nararya berhak dikubur di TMP Kalibata.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, penerima Bintang Mahaputera mendapat hak pemakaman di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama. Ini diatur di Pasal 33 ayat (6).

"Unik juga sih, katanya tanda kehormatan, tapi dapatnya kaveling kuburan. Seperti orang didoakan cepat mati begitu," kata Fahri sambil tersenyum.

Rayakan Kemerdekaan, tonton tayangan livestreaming Semangat Satu Indonesia di detik.com/semangatsatuindonesia.

Halaman

(dnu/imk)