2 Jenazah ABK Kapal China yang Diselundupkan ke Kepri Dipulangkan ke Aceh

Agus Setyadi - detikNews
Senin, 17 Agu 2020 14:13 WIB
Ilustrasi jenazah
Ilustrasi jenazah (Foto: Thinkstock)
Banda Aceh -

Dua jenazah WNI ABK Kapal Fu Yuan Yu 829, kapal ikan berbendera China yang diselundupkan ke Kepulauan Riau (Kepri), dipulangkan ke Aceh. Pemerintah Provinsi Aceh berharap kasus kematian dua warga Tanah Rencong itu diusut tuntas.

"Jenazah Syakban (22) dan Musnan (26) hari ini diterbangkan dari Batam. Diperkirakan jam 3 siang tiba di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara," kata Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri, kepada wartawan, Senin (17/8/2020).

Ambulans dari Pemkab Bireuen sudah bergerak ke Sumatera Utara untuk menjemput jenazah keduanya. Jenazah akan dipulangkan ke rumah duka di Bireuen untuk dimakamkan pihak keluarga.

Pemerintah Aceh menyerahkan pengusutan kasus penyelundupan dua jenazah tersebut ke Polda Kepri. Alhudri mengaku belum mengetahui penyebab keduanya meninggal dunia di kapal.

"Jenazah keduanya kemarin sudah selesai diautopsi. Tapi kita belum dapat laporan bagaimana hasilnya dan apa penyebab kematian keduanya," jelas Alhudri.

Kedua warga Aceh yang meninggal tersebut, kata Alhudri, bekerja secara legal pada perusahaan PT SBM, salah satu perusahaan kapal ikan milik China. Alhudri berharap perusahaan tersebut memenuhi hak-hak kedua warga tersebut.

"Dari hak korban kita terus berupaya karena mereka bekerja legal. Kita mendorong polisi bagaimana nasib kedua warga Aceh ini tentu hak-haknya harus dipenuhi," ujar Alhudri.

Sebelumnya, tiga jenazah WNI ABK Kapal Fu Yuan Yu 829, kapal ikan berbendera China, diselundupkan ke Kepulauan Riau (Kepri). Tiga WNI bekerja di kapal China itu sejak 2019.

"Sejak bulan Oktober 2019 (jadi ABK di kapal itu)," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri Kombes Arie Dharmanto saat dihubungi detikcom, Jumat (14/8).

Arie mengatakan 3 WNI itu meninggal di Kapal Fu Yuan Yu 829 pada awal Agustus. Jasadnya diduga dioper dari kapal pada Rabu (12/8).

"Meninggalnya 2 Agustus (di kapal), diselundupkannya tanggal 12, malamnya ada informasi masyarakat ke kita, ada ambulans ambil mayat, kita cek," ujarnya.

Simak video 'Lagi, ABK WNI Meninggal di Kapal China':

[Gambas:Video 20detik]



(agse/haf)