Viral Jalan Rusak di Medan Ditanami Pohon Pisang

Ahmad Arfah - detikNews
Senin, 17 Agu 2020 12:15 WIB
Kondisi kerusakan di Jalan Pancing 1, Medan (Ahmad Arfah-detikcom)
Kondisi kerusakan di Jalan Pancing 1, Medan (Ahmad Arfah/detikcom)
Medan -

Foto jalanan rusak hingga ditanami pohon pisang di Medan viral. Kondisi jalan yang berlubang itu disebut membahayakan pengendara.

Dilihat detikcom, Senin (17/8/2020), dalam foto viral itu ada satu pohon pisang yang ditanam warga pada lubang yang ada di tengah jalan. Ada juga papan yang bertulisan 'perbaiki jalan kami' dipasang di jalan itu.

detikcom mendatangi lokasi yang disebut dalam foto viral itu, yakni di Jalan Pancing 1, Medan Labuhan. Jalanan di lokasi ini memang terlihat rusak, tapi tak terlihat lagi pohon pisang di lokasi itu.

Warga setempat membenarkan sempat ada pohon pisang yang diletakkan di tengah jalan. Menurut salah satu warga, Soleh, pohon pisang itu diletakkan pada Sabtu (15/8) pagi.

"Iya ada, dikasih kaki sama orang itu, dikasih kayu. Ada juga yang diganjal batu. Dua hari (lalu)-lah pokoknya," ucap Soleh.

Screenshot foto viral jalan rusak di Medan ditanami warga pohon pisangScreenshot foto viral jalan rusak di Medan ditanami warga pohon pisang. (Foto: dok. Istimewa)

Dia mengatakan jalan tersebut rusak karena sering dilintasi truk. Soleh mengatakan lubang di jalan ini sering membuat pengendara terjatuh, terutama saat hujan.

"Kurang tebal jalannya ini kalau untuk truk. Tol ke sana dibeton, tol kemari nggak. Padahal truk jarangnya ke sana, ke sini aja. Seringlah (orang jatuh), kalau jalannya begini. Apalagi kalau udah hujan, kan nggak nampak dia lubangnya," ucapnya.

Soleh mengatakan kawasan tersebut juga sering terendam banjir. Dia mengatakan aksi tanam pohon pisang di jalan sudah dilakukan tiga kali.

"Udah yang ketiga ini. Hari itu ada sekali, semalam itu berturut dia," tuturnya.

Kondisi kerusakan di Jalan Pancing 1, Medan (Ahmad Arfah-detikcom)Kondisi kerusakan di Jalan Pancing 1, Medan (Ahmad Arfah/detikcom)

Dia berharap jalan ini segera diperbaiki untuk mencegah timbulnya korban. Menurutnya, selama ini lubang di jalan tersebut hanya ditempel.

"Ditempel-tempel gitu ada. Diperbaiki total belum ada, udah berapa tahun ini," ujarnya.

(haf/haf)