Terungkap, Ada TKP 'Baru' di Kasus 7 Penembakan di Tangerang

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 14 Agu 2020 20:44 WIB
Terungkap, Ada TKP Baru di Kasus 7 Penembakan di Tangerang
Rekonstruksi penembakan di tujuh TKP di Tangsel. (Mei Amelia/detikcom)
Tangerang Selatan -

Polisi menggelar rekonstruksi kasus penembakan di Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang. Dari rekonstruksi, terungkap ternyata tiga tersangka pernah melakukan penembakan serupa di wilayah Kota Tangerang, selain di tujuh TKP yang selama ini diungkap.

"Perkembangan untuk saat ini memang terakhir TKP lain yang terjadi itu terjadi di Kota Tangerang. Para tersangka mengakui juga tindak pidana ini di Kota Tangerang," kata Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Muharam Wibisono kepada wartawan di kantornya, Jl Promoter, Tangerang Selatan, Jumat (14/8/2020).

TKP 'baru' yang dimaksud adalah di dekat SPBU di Kebon Nanas, Kecamatan Pisang, Kota Tangerang. Hanya, Wibi tidak menjelaskan kapan peristiwa penembakan itu terjadi.

"Kalau tidak salah, di pom bensin Kebon Nanas. Jadi di situ tersangka melakukan tindakannya. Namun pemeriksaan itu telah dilakukan (oleh) Polres Kota Tangerang," imbuhnya.

Rekonstruksi penembakan dilakukan di depan kantor Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan, Jl Promoter, Tangerang Selatan. Ketiga tersangka CLA (19), CHA (19), dan EV (27) memperagakan adegan demi adegan saat penembakan di Jl Raya Serpong, Tangsel. Rekonstruksi ini disaksikan oleh pengacara ketiga tersangka, Alvin Lim.

Dalam penembakan ini, seorang korban tertembak di bagian bokong. Korban sempat berhenti beberapa meter setelah merasakan panas di bagian bokong.

"Di sini korban berhenti karena merasa panas dan memeriksa bagian tubuhnya," katanya.

Dalam rekonstruksi juga terungkap bahwa eksekutor EV melakukan penembakan dari dalam mobil yang sedang berjalan. EV duduk di jok belakang sambil membuka setengah kaca dan menembaki korban secara acak.

Seperti diketahui, ketiga tersangka melakukan penembakan di tujuh TKP di Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan selama tiga pekan terakhir. Aksi ketiganya dilakukan setiap Sabtu malam atau Minggu dini hari.

Mereka mengaku menembaki para korban yang saat itu mengendarai motor, dengan alasan para korban melakukan pelanggaran lalu lintas, seperti tidak pakai helm dan arogan.

Polisi menyita tiga pucuk airsoft gun dari tersangka EV. Mereka kini ditahan di Polres Tangerang Selatan.

Lihat juga video 'Pengakuan Aneh Pelaku Penembakan Misterius di Tangsel':

[Gambas:Video 20detik]



(mei/fjp)