Sesi Akhir Part 2 Edufair SMAN 8 Jakarta Digelar, Ada Alumni Talk 'HARAPAN'

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 14 Agu 2020 14:37 WIB
Edufair SMA Negeri 8
Foto: Edufair SMA Negeri 8 (ist)
Jakarta -

Hari ini Jumat 14 Agustus 2020 merupakan sesi akhir dari part 2 Edufair daring di SMA Negeri 8 Jakarta. Panitia menghadirkan 'Alumni Talk' bertema 'HARAPAN' untuk mengedukasi siswa.

"Hari ini sesi akhir dari part 2, edufair 8 daring dengan tema "Alumni Talk". Program kerja OSIS 2019/2020 yang diberi nama HARAPAN, Hari Profesi Delapan, yang sangat dinanti oleh para peserta didik utamanya kelas XII XI bahkan kelas X yang baru bergabung," kata Kepala Sekolah SMAN 8 Jakarta Rita Hastuti dalam rilis, Jumat (14/8/2020).

"Mulai dari disain acaranya menarik, mengundang alumni, konten pertanyaannya juga pas gaya milenial. Sehingga part 2 ini tak kalah menarik dengan part 1. Pewawancara cerdas dan jenaka menggali informasi hal-hal baru dari para alumni," sambungnya.

Menurut Rita agenda ini bisa dikatakan berisi informasi yang mengedukasi sekaligus menjadi hiburan di sela-sela para siswa serius belajar dari rumah di masa pandemi COVID-19. Acara ini tidak hanya bermanfaat bagi siswa, namun juga panitia dari OSIS juga bertambah pengalamannya dalam mengadakan acara Edufair secara daring untuk pertama kali.

Edufair SMA Negeri 8Edufair SMA Negeri 8 Foto: Edufair SMA Negeri 8 (ist)


"Sampai jumpa di Edufair 2020 part 3 bulan Oktober 2020. Sukses untuk OSIS SMAN 8 Jakarta. Salam prestasi," imbuhnya.

Dalam Edufair ini ada banyak pelajaran dan pesan positif yang didapatkan para siswa dari alumni. Salah satunya alumni SMAN 8 Jakarta tahun 91 Bertho Darmo Pedjo Asmanto. Sosok yang kini menjabat Direktur Properti, Resort, Retail dan Tirta PT Pembangunan Jaya Ancol ini membagikan rahasia sukses.

"Selalu mendoakan orang tua, patuh kepada orang tua itu nomor satu setelah Allah SWT, terutama ibu karena kesuksesan kita tidak akan lepas dari doa seorang ibu, sehebat dan sepintar apapun kita tapi tidak berbakti kepada orang tua maka akan percuma," kata Bertho.

Edufair SMA Negeri 8Edufair SMA Negeri 8 Foto: Edufair SMA Negeri 8 (ist)

"Setelah Allah dan orang tua yaitu guru, kita harus patuh, hormat dan mendoakan guru kita, jangan pernah lupa untuk mendoakan guru kita, karena keseringan dari kita lupa mendoakan Bapak dan Ibu guru kita, lebih sering hanya berdoa untuk diri kita semoga lulus SMA, kuliah dan kerja bagus, tidak pernah mendoakan guru kita. Ketika kita jadi orang dan berhasil, guru kita tetap menjadi guru. Di manapun tidak ada bekas guru kita, tapi itu guru kita. Jadi berbakti kepada guru jangan dilupakan," sambungnya.

Bertho mengajak para siswa untuk mengoptimalisasikan ilmu. Dia berpesan agar nantinya para siswa orientasi kuliah jangan sekadar mencari gelar.

"Orang tua boleh saja mewariskan hartanya yang banyak tetapi yang menyelamatkan kita adalah ilmu, harta bisa dicari," jelasnya.

"Saya ingat ada teman saya yang mengatakan yang kaya kan semakin kaya dan yang miskin akan semakin miskin. Teman saya tidak tau kalau saya ini pernah menjadi tukang koran dari kelas 3 SD sampai dengan kuliah tingkat 2, saya bilang ke teman saya tidak begitu waktu itu yang akan merubah keadaan, harta bisa habis tetapi ilmu tidak akan habis dan akan membantu kita untuk survive," sambungnya.

Rhania Ketua HARAPAN (Hari Profesi Delapan) OSIS SMAN 8 Jakarta juga bicara soal agenda ini. Menurut dia, kerja sama antara OSIS dan Edufair sangat baik karena orang tua sangat mendukung dan menyediakan semua hal yang dibutuhkan oleh anak-anak dalam pelaksanaan Edufair khusunya di part 2 ini.

Edufair ini menurut Rhania sangat membuka wawasan para siswa tentang jurusan-jurusan yang akan dituju dan banyaknya informasi pilihan universitas baik dalam maupun luar negeri.

"Anak anak juga sangat dibantu dengan banyaknya informasi yang didapatkan dari pelaksanaan Edufair untuk jenjang S2 nantinya. Diharapkan untuk ke depannya Edufair dapat diadakan lebih awal yaitu untuk kelas X karena untuk persiapan dibutuhkan mulai dari kelas X," ujar Rhania.

Rhania berharap pelaksanaan Edufair ini dapat menambah wawasan siswa SMA N 8 Jakarta sebagai bekal untuk melanjutkan S1 di PTN terkemuka di Indonesia dan dapat melanjutkan pendidikan di luar negeri untuk bekal mencari pekerjaan di masa depan.

Edufair SMA Negeri 8Edufair SMA Negeri 8 Foto: Edufair SMA Negeri 8 (ist)

Orang tua murid yang juga panitia seksi acara Edufair Andria Mulindasari juga turut berkomentar. Praktisi yang berkecimpung di bidang public speaking ini berhasil mentransfer skill profesionalnya kepada anak-anak OSIS dalam memanage acara alumni Talk Edufair part 2 dari sesi satu sampai dengan penutupan pada hari ini.

"Di tengah pandemi ini walaupun anak-anak tidak dapat bertatap muka namun mereka tetap dapat menyelenggarakan Edufair dengan sangat antusias dan serius serta profesional untuk dapat menghadirkan acara Edufair ini secara daring dan bermanfaat bagi semua siswa/siswi SMAN 8 baik kelas X,XI dan XII. Sebagai kontribusi program terakhir mereka di akhir masa kepengurusan OSIS," kata Andria.

(hri/hri)