Nadiem: Sekolah Cikal Hibahkan Merek Dagang 'Merdeka Belajar' ke Kemendikbud

Rahel Narda Catherine - detikNews
Jumat, 14 Agu 2020 14:34 WIB
Mendikbud Nadiem Makarim bersiap mengikuti foto bersama seusai pelantikan menteri Kabinet Indonesia Maju di Beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/foc.
Mendikbud Nadiem Makarim (Antara Foto)

Dalam kesempatan yang sama, pendiri Sekolah Cikal, Najelaa Shihab, mengungkapkan, sejak awal penggunaan merek 'Merdeka Belajar' sudah dibebaskan untuk semua pihak. Namun Najelaa pun memutuskan menghibahkan merek tersebut ke Kemendikbud

"Sebagaimana kami nyatakan penggunaan Merdeka Belajar oleh Kemendikbud maupun oleh pihak-pihak lain yang menggunakan Merdeka Belajar untuk kepentingan pendidikan dan ilmu pengetahuan itu dibebaskan oleh Cikal sejak awal. Tapi untuk memperkuat hal tersebut, berdasarkan masukan berbagai pihak maka kami putuskan untuk menghibahkan merek dagang dan jasa kepada Kemendikbud," jelas Najelaa.

Diketahui, Kemendikbud telah mengeluarkan kebijakan dengan label 'Merdeka Belajar'. Hingga saat ini, kebijakan terkait itu sudah memiliki lima episode Merdeka Belajar.

Sementara itu, Merdeka Belajar telah terdaftar di Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) Kemenkumham pada 22 Mei 2020 lalu. Pendaftaran Merdeka Belajar sudah diajukan sejak 1 Maret 2018.

Halaman

(dkp/dkp)