Jokowi: Target Kita Bukan Hanya Lepas dari Pandemi, tapi Lompatan Besar

Nur Azizah Rizki Astuti, Mochamad Zhacky - detikNews
Jumat, 14 Agu 2020 10:33 WIB
Presiden Jokowi menghadiri sidang tahunan MPR DPR dan DPD 2020
Presiden Jokowi di Sidang Tahunan MPR (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbicara soal krisis akibat pandemi virus Corona (COVID-19) di Sidang Tahunan MPR dan sidang bersama DPR-DPD. Ia menyebut target Indonesia tidak sekadar keluar dari pandemi, tapi juga melakukan lompatan besar.

"Saatnya kita bajak momentum krisis untuk melakukan lompatan-lompatan besar. Pada usia ke-75 tahun ini, kita telah menjadi negara Upper Middle Income Country. 25 tahun lagi, pada usia seabad Republik Indonesia, kita harus mencapai kemajuan yang besar, menjadikan Indonesia Negara Maju," ujar Presiden Jokowi dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD yang disiarkan saluran YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (14/8/2020).

"Target kita saat ini bukan hanya lepas dari pandemi, bukan hanya keluar dari krisis. Langkah kita adalah melakukan lompatan besar memanfaatkan momentum krisis yang saat ini sedang terjadi," imbuhnya.

Menurut Jokowi, krisis memberikan momentum untuk mengejar ketertinggalan dan melakukan transformasi besar dengan melaksanakan strategi besar. Presiden mengajak seluruh masyarakat untuk memecahkan masalah yang tengah dihadapi bangsa Indonesia.

"Kita lakukan lompatan besar untuk kemajuan yang signifikan. Kita harus bajak momentum krisis ini. Kita harus serentak dan serempak memanfaatkan momentum ini," sebut Jokowi.

Jokowi mengajak seluruh masyarakat menjadikan Indonesia maju. Dengan demikian, Indonesia bisa bersaing dengan negara maju lainnya.

"Menjadikan Indonesia setara dengan negara-negara maju. Menjadikan Indonesia Maju yang kita cita-citakan. Dirgahayu Republik Indonesia! Dirgahayu Negeri Pancasila! Merdeka!" tutur Jokowi.

Presiden Jokowi, yang datang dengan memakai baju adat daerah, sebelumnya mengatakan saat ini semua berubah. Ia pun menyoroti i kursi-kursi di ruangan sidang tahunan yang sengaja dikosongkan karena COVID-19. Jokowi menyebut peringatan HUT ke-75 RI berubah total.

"Semestinya seluruh kursi di ruang sidang ini terisi penuh, tanpa ada satu kursi pun yang kosong," ucapnya.

"Semestinya, sejak 2 minggu yang lalu, berbagai lomba dan kerumunan penuh kegembiraan, karnaval-karnaval perayaan peringatan hari kemerdekaan diadakan, menyelimuti suasana bulan kemerdekaan ke-75 RI," tambah Jokowi.

Simak video 'Jokowi: Jangan Ada yang Merasa Paling Agamis-Pancasilais':

[Gambas:Video 20detik]



(elz/imk)