Round-Up

5 Fakta soal PSBB Transisi Jakarta yang Diperpanjang Keempat Kalinya

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Jumat, 14 Agu 2020 08:32 WIB
Sejumlah petugas Satpol PP tingkat kota melakukan razia pendisiplinan pemakaian masker di kawasan Danau Sunter, Jakarta Utara, Rabu (13/8). Kegiatan tersebut bertujuan memberikan ketegasan kepada para pengendara yang tidak tertib memakai masker di masa PSBB Transisi ini.
Penindakan warga tak bermasker saat PSBB Transisi / Foto: Pradita Utama

Jalur Sepeda Bisa Digunakan

Meski car free day (CFD) ditiadakan, namun jalur sementara di Jalan Sudirman-Thamrin hingga Jalan Medan Merdeka Barat masih dapat digunakan oleh pengguna sepeda.

"Kita punya jalur sepeda sepanjang 63 km dan di beberapa kawasan, seperti BKT, serta jalur sepeda sementara Sudirman-Thamrin-Merdeka Barat yang bisa dimanfaatkan," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo dalam keterangan tertulis, Kamis (13/8/2020).

Syafrin meminta masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan.Syafrin menjelaskan Pemprov DKI menyediakan beberapa kawasan olahraga, seperti GBK, dan taman untuk bisa digunakan oleh masyarakat.

"Selain itu, di kawasan-kawasan yang memang diperbolehkan berolahraga, seperti di Taman Tebet, GBK, masyarakat bisa joging di sana. Dengan catatan tidak melakukan kerumunan dan menaati protokol kesehatan," katanya.

Perlombaan 17 Agustus Ditiadakan

Selain meniadakan CFD, Pemprov DKI Jakarta meminta warga tidak mengadakan perlombaan 17-an.

"Seluruh aktivitas sosial bersama yang menyebabkan kerumunan itu akan ditunda. Dan ini artinya, kegiatan Care Free Day kami putuskan untuk ditiadakan, karena Car Free Day ini berpotensi kerumunan. Yang kedua, adalah perayaan 17 Agustusan. Menghias kampung, rumah, maupun kantor bisa tetap berjalan. Kalau mau melaksanakan upacara diperbolehkan dengan jumlah yang terbatas. Tapi, lomba-lomba yang biasanya dilakukan itu ditiadakan," papar Anies.

Alasannya, menurut Anies, lomba-lomba inilah yang menyebabkan kerumunan tanpa terkendali.

"Sedangkan upacara relatif bisa dikendalikan karena jarak antar berdirinya bisa diatur hingga tata caranya," sambungnya.

Anies mengatakan pihaknya juga akan lebih melakukan pengetatan terhadap masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan, khususnya penggunaan masker. Pengetatan aturan itu akan dilakukan bekerja sama dengan TNI-Polri.