ADVERTISEMENT

Peneliti: Harimau Jawa Dijumpai di Hutan Angker Jateng

Danu Damarjati - detikNews
Kamis, 13 Agu 2020 13:36 WIB
Foto yang diklaim sebagai harimau Jawa (Dok Peduli Karnivor Jawa)
Foto yang diklaim sebagai harimau Jawa (Foto: dok. Peduli Karnivor Jawa)
Jakarta -

Meski harimau Jawa dinyatakan sudah punah, seorang peneliti mengaku mendapatkan foto harimau Jawa dari seorang pemburu di Jawa Tengah. Dia menyebutkan harimau itu dijumpai si pemburu di hutan angker.

"Lokasinya ada di hutan angker," kata peneliti yang mempublikasikan foto harimau Jawa itu, yakni Direktur Peduli Karnivor Jawa (PKJ) Didik Raharyono kepada detikcom, Kamis (13/8/2020).

Didik hanya mengatakan lokasi hutan habitat harimau Jawa di foto itu ada di Jawa Tengah. Dia menolak memberikan informasi lebih lanjut lantaran ada kekhawatiran publik akan berbondong-bondong mencari harimau itu bila informasi lokasi dibeberkan secara rinci. Yang jelas, hutan tersebut dianggap wingit oleh penduduk desa setempat.

"Memang warga mengatakan mereka jarang masuk ke situ. Saya saja meminta orang untuk mengantarkan masuk ke lokasi ditemukannya harimau itu, tapi warga banyak yang tidak mau," kata Didik.

Akhirnya Didik diantarkan oleh orang yang memotret harimau itu. Terlihat di foto itu, seekor harimau besar dengan motif lorong sedang berjalan dengan kepala menghadap ke bawah, ekornya juga mengarah ke bawah, meski ujung ekornya tidak kelihatan. Harimau Jawa itu berjalan di atas permukaan tanah dengan dedaunan di sekitarnya.

Foto itu diambil pada September 2018. Pada 3 Desember 2018, Didik menyambangi lokasi dijumpainya sang loreng. Hutan itu memang dianggap angker oleh masyarakat, Didik memakluminya sebagai kearifan lokal Jawa untuk mengkonservasi alam, supaya tidak banyak orang yang sembarangan masuk merusak hutan dan akhirnya membunuh harimau Jawa.

"Itu mungkin salah satu cara leluhur dulu untuk melindungi hutan," kata Didik, alumni Fakultas Biologi UGM.

Tonton juga video 'Harimau Pemangsa 7 Ternak Kena Jerat di Padang Pariaman':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT