Padang Panjang Zona Kuning, Sekolah Tatap Muka Mulai Hari Ini

Jeka Kampai - detikNews
Kamis, 13 Agu 2020 12:21 WIB
Sekolah di Padang Panjang mulai berlakukan belajar tatap muka
Foto: Jeka Kampai/detikcom
Padang Panjang -

Sejumlah daerah di Sumatera Barat memberlakukan sistem belajar tatap muka di sekolah mulai hari ini. Salah satunya di Kota Padang Panjang.

Meski Padang Panjang masuk kategori zona kuning, Wali Kota Fadly Amran menyebut wilayahnya siap melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan protokol COVID-19.

"Kita sudah membuat suasana sekolah dengan penerapan protokol COVID-19. Supaya tidak ada penularan virus Corona di sekolah," kata Fadly Amran saat meninjau hari pertama sekolah di SMP 1 Padang Panjang, Kamis (13/8/2020).

Sekolah di Padang Panjang mulai berlakukan belajar tatap mukaSekolah di Padang Panjang mulai memberlakukan belajar tatap muka. (Jeka Kampai/detikcom)

Fadly mengatakan 12 dari 14 SMP sederajat di Padang Panjang menerapkan sistem belajar tatap muka. Sementara itu, dua sekolah lainnya masih mempersiapkan protokol kesehatan.

"Kita bagi menjadi dua rombongan belajar atau rombel, yakni rombel A dan rombel B. Hari ini pertama masuk ini, yang datang ke sekolah adalah rombel B dengan maksimal jumlah siswa di kelas hanya 16 orang. Sisanya rombel A belajar secara daring di rumah. Besok, yang datang ke sekolah adalah rombel A dan giliran rombel B belajar daring dari rumah. Pergantian ini akan berlanjut setiap hari. Tujuannya untuk mencegah terjadinya kerumunan di sekolah," jelas dia.

Durasi belajar di sekolah juga dipersingkat, yakni mulai pukul 07.30 hingga pukul 11.00 WIB. Siswa hanya diberi waktu istirahat 10 menit saat jeda pergantian mata pelajaran.

Selama jam istirahat ini, siswa tetap duduk di bangku diawasi oleh guru. Siswa diperbolehkan keluar dari ruangan hanya untuk izin ke toilet.

Untuk protokol COVID lainnya, setiap siswa dan guru yang masuk ke sekolah harus menggunakan masker, melewati pengecekan suhu, dan mencuci tangan secara berkala.

Padang Panjang merupakan satu dari 163 daerah di zona kuning yang diizinkan pemerintah melaksanakan proses belajar-mengajar di ruang kelas atau tatap muka langsung. Diketahui, pemerintah Padang Panjang telah menutup sekolah selama 5 bulan sejak pandemi COVID-19.

Selain Padang Panjang, ada delapan daerah lain di Sumatera Barat yang berkategori zona kuning dan diperbolehkan menerapkan belajar tatap muka, yakni Kabupaten Padang Pariaman, Dharmasraya, Pesisir Selatan, Agam, Tanah Datar, Kota Bukittinggi, Kota Pariaman, dan Payakumbuh.

(isa/isa)