Hadi Pranoto Diperiksa soal 'Obat Corona', Pengacara: Insyaallah Hadir

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 13 Agu 2020 09:30 WIB
Hadi Pranoto menunjukkan ramuan herbal untuk antibodi COVID-19. Ramuan itu disebut mampu tingkatkan antibodi dalam mencegah penyebaran COVID-19.
Hadi Pranoto (Arif Firmansyah/Antara Foto)
Jakarta -

Hadi Pranoto hari ini dijadwalkan diperiksa terkait dugaan penyebaran berita bohong soal klaim 'obat Corona'. Kuasa hukum Hadi Pranoto, Muhammad Nur Aris, memastikan kliennya akan datang.

Hadi Pranoto dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi terlapor di kasus yang dilaporkan CEO Cyber Indonesia Muannas Alaidid. Dijadwalkan Hadi Pranoto akan diperiksa di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mulai pukul 10.00 WIB

"Insyaallah akan hadir," kata Aris lewat pesan WhatsApp kepada detikcom, Kamis (13/8/2020).

Terkait kesiapan bukti-bukti dari Hadi Pranoto yang dibawa hari ini, Aris belum berkenan membeberkan hal itu kepada media.

Untuk diketahui, Polda Metro Jaya telah melayangkan surat pemanggilan kepada Hadi Pranoto terkait penyebaran berita bohong yang melibatkan Hadi Pranoto dan musisi Anji. Surat pemanggilan tersebut telah diterima oleh pihak Hadi Pranoto pada hari Selasa (11/8).

Kuasa hukum Hadi Pranoto lainnya, Angga Busra Lesmana, kala itu mengatakan pihaknya akan memenuhi panggilan sebagai saksi terlapor tersebut.

"Kamis sudah ada panggilannya dan sudah kita terima tadi. Diterima langsung oleh Pak Hadi dan kita siapkan data-data untuk semua pemanggilannya tersebut. Hari Kamis jam 10 ya, sebagai saksi terlapor," ujar Angga kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Selasa (11/8).

Anji dan Hadi Pranoto dilaporkan oleh CEO Cyber Indonesia Muannas Alaidid atas kasus dugaan penyebaran berita bohong di media sosial. Keduanya dilaporkan setelah video terkait klaim 'obat Corona' dari Hadi Pranoto yang diunggah di channel YouTube Anji mendapat protes dari publik.

Laporan tersebut tertuang dalam Laporan Polisi LP/4538/VIII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ, tertanggal 3 Agustus 2020. Anji dan Hadi Pranoto dianggap telah menyebarkan berita bohong soal klaim 'obat Corona' tersebut.

(mea/mea)