Round-Up

Geger Pengakuan Cucu Pendiri Universitas Diculik di 2017

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 13 Agu 2020 08:00 WIB
Diculik di 2017, Cucu Pendiri Universitas Moestopo Lapor Polisi
Foto: Kusumanto Joesoef Moestopo (Dok.Pribadi)
Jakarta -

Cucu dari pendiri Yayasan Universitas Prof Dr Moestopo, yang juga Pembina Gerakan Anti Narkoba Nasional (GANNAS) Romualdus Kusumanto Joesoef Moestopo membuat pengakuan yang menggegerkan. Dia mengaku menjadi korban penculikan yang terjadi pada tahun 2017.

Namun kasus ini baru dilaporkan ke Polres Metro Tangerang Kota pada 6 Agustus 2020 lalu. Kusumanto melaporkan kejadian itu setelah dirinya terbebas dari 'pengasingan' pasca penculikan yang berlangsung selama 2 tahun lamanya. Bagaimana ceritanya?

"Jadi awalnya ada perseteruan antara pihak Yayasan dan Pak Kusumanto sendiri," jelas Juru Bicara Tim Gannas, Don Tito Tarera, saat dihubungi, Rabu (12/8/2020).

Sengketa Yayasan Moestopo ini berujung di pengadilan. Seminggu sebelum ada keputusan akhir pengadilan terkait sengketa yayasan tersebut, atau tepatnya 27 Agustus 2017, Kusumanto diculik.

"Nggak tahu kenapa, pas mungkin mereka merasa di pihak kalah itu Hari Minggu sebelum keputusan akhir pengadilan, itu sekitar tanggal 27 Agustus 2017, Pak Kusumanto itu diculik sampai dia bisa kembali ke Jakarta itu baru Februari 2019," katanya.

Tito menyebut kronologi penculikan itu terjadi saat Kusumanto diminta ke rumah sepupunya dengan alasan ada pembayaran utang senilai Rp 70 juta. Setibanya di rumah sepupu, ternyata Kusumanto hanya dibayar Rp 100 ribu dan justru didatangi oleh sejumlah orang yang mengaku dari pihak kepolisian.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3