Golkar DKI Minta Anies Perpanjang PSBB dan Evaluasi Ganjil Genap

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Kamis, 13 Agu 2020 07:42 WIB
Car free day (CFD) kembali diberlakukan di kawasan Bundaran HI. Sejumlah warga tampak bersepeda di kawasan tersebut.
Gambar ilustrasi warga Jakarta saat PSBB transisi. (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Rentang waktu PSBB transisi di DKI Jakarta berakhir hari ini. Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta mendukung Pemprov DKI untuk memperpanjang masa PSBB transisi karena angka kasus positif virus Corona masih tinggi.

"Ini kan angka penyebaran COVID-19 masih tinggi di DKI Jakarta, jadi sebaiknya PSBB transisi tetap diperpanjang sampai ada penurunan angka penyebaran yang signifikan," ujar Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Judistira Hermawan saat dihubungi, Kamis (13/8/2020).

Meski demikian, Golkar meminta Pemprov meminta mengkaji ulang aturan ganjil genap yang diterapkan selama masa PSBB transisi. Menurutnya, hal itu dapat menjadikan transportasi umum sebagai klaster baru penyebaran virus Corona.

"Terhadap beberapa kebijakan di masa transisi ini tentu kita ingin memberikan masukan kepada Pak Gubernur untuk dilakukan evaluasi, contohnya ganjil genap. Nah yang kita khawatirkan dengan adanya ganjil genap maka masyarakat beralih ke transportasi umum nanti transportasi umum jadi klsster baru penyebaran COVID-19," katanya.

Judistira mengatakan, Pemprov DKI Jakarta harus lebih meningkatkan pengawasan. Dia menyarankan agar gugus tugas yang ada di masing-masing RW dimaksimalkan, karena merekalah yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.

"Maksimalkan tugas dari gugus tugas RW yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, bagaimana mengedukasi, bagaiamana memberikan pemahaman pentingnya menggunakan masker, mencuci tangan kemudian menjaga jarak," ucapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2