Jelang Libur Panjang, Polisi Antisipasi Kepadatan di Jalur Jawa-Lampung

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Rabu, 12 Agu 2020 22:06 WIB
Kakorlantas Polri Irjen Istiono.
Kakorlantas Polri Irjen Istiono. (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta -

Kakorlantas Polri Irjen Istiono mengatakan jalur lalu lintas Jakarta menuju Jawa hingga Lampung akan menjadi perhatian jelang libur panjang akhir pekan nanti. Jalur-jalur menuju tempat wisata akan diantisipasi.

"Untuk antisipasi libur panjang dari hari Rabu ini para pemudik yang ingin kembali kampung sudah mulai berangkat, terutama daerah keberangkatan yang paling banyak Jakarta. Jakarta menuju Jawa, Jakarta menuju Lampung itu menjadi perhatian kita. Karena yang paling banyak mudik di situ pengalaman kemarin selama 3 hari juga begitu," kata Istiono kepada wartawan, Rabu (12/8/2020).

Istiono sudah menginstruksikan kepada jajarannya untuk melakukan apel kesiapsiagaan libur panjang. Beberapa jalan yang diantisipasi yakni jalan tol, jalur arteri dan jalur menuju area wisata.

"Jadi teman-teman di lapangan sudah kita tegaskan, terutama jajaran Metro, Jabar, Jateng, Jatim kemudian Banten dan Lampung juga daerah-daerah lain yang menjadi tempat wisata juga kita tekankan untuk antisipasi. Diharapkan kepada mereka pada hari Rabu itu melaksanakan apel kesiapsiagaan untuk libur panjang ini. Yang kita antisipasi jalur tol, jalur arteri dan tempat-tempat menuju wisata. Tentunya yang rawan laka yang rawan langgar kita antisipasi rawan macet termasuk," tuturnya.

Untuk mencegah terjadinya kecelakaan, Istiono meminta para PO bus untuk dapat mengatur jadwal pengemudi. Selain itu dia meminta agar PO bus lebih peduli melakukan pengecekan kondisi bus.

"Ini tentunya kerja sama, yang kecelakaan kan jenis kendaraan elf. Ini kalau elf angkutan umum jadi saya minta kerja samanya dengan manajemennya PO tersebut juga mengatur jadwal mengemudinya ikut serta perduli tentang kondisi pengemudi kondisi kendaraan ini harus ikut serta," ucapnya.

Selain itu Istiono juga meminta kepada jajarannya untuk lebih meningkatkan patroli di lapangan. Dia mengimbau masyarakat yang bepergian menggunakan kendaraan pribadi agar membunyikan klakson apabila ada pengemudi yang mengantuk.

"Mereka kan kemarin ngantuk nyebrang akhirnya memotong kena kendaraan jalur sebelah. Ini jadi warning kita semua tentunya polisi harus tingkatkan patroli dan saya juga mengimbau masyarakat bila ada kendaraan ngatuk-ngantuk tolong dibel dipencet supaya nggak ngantuk," terangnya.

(idn/idn)