Grafik Corona per 12 Agustus: Kasus Aktif di RI Datar-datar Saja

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 12 Agu 2020 19:43 WIB
Grafik Corona pada Rabu 12 Agustus 2020 (Tim Infografis detikcom)
Grafik Corona pada Rabu 12 Agustus 2020. (Tim Infografis detikcom)
Jakarta -

Pemerintah melaporkan ada penambahan 1.942 kasus baru Corona (COVID-19) pada hari ini. Total, tercatat ada 130.718 kasus Corona di Indonesia.

Pada Rabu (12/8/2020), dilaporkan juga ada tambahan 2.088 pasien COVID-19 yang sembuh. Penambahan ini membuat total 85.798 pasien yang telah dinyatakan sembuh.

Penambahan ini membuat grafik kasus konfirmasi positif secara kumulatif dan kasus sembuh COVID-19 terus menanjak.

Sementara itu, dilaporkan hari ini masih ada 39.017 kasus COVID-19 yang masih aktif atau sebanyak 29,8% dari total kasus konfirmasi positif. Para pasien masih dirawat secara intensif dan juga isolasi mandiri.

Terlihat grafik kasus aktif masih datar-datar saja. Diketahui, jumlah pasien sembuh COVID-19 sudah melampaui jumlah pasien positif COVID-19 sejak pertengahan April lalu.

Meski terlihat datar, jumlah kasus ini terlihat sudah melandai. Jika dilihat di grafik, jumlah kasus aktif terlihat tidak menanjak.

Kondisi serupa ditampilkan kasus kematian. Dilaporkan hingga hari ini total ada 5.903 pasien COVID-19 yang meninggal dunia atau sebesar 4,5% dari kasus konfirmasi positif.

Grafik Corona pada Rabu 12 Agustus 2020 (Tim Infografis detikcom)Grafik Corona pada Rabu 12 Agustus 2020 (Tim Infografis detikcom)

Sebelumnya, juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan Indonesia tengah berusaha menekan jumlah kematian akibat Corona. Secara nasional, persentase kematian akibat COVID-19 masih di atas dunia.

"Kematian di Indonesia lebih tinggi dari dunia. Indonesia 4,5 persen dan di dunia 3,64 persen. Jadi tujuan kita bersama menurunkan angka kematian Indonesia, kalau bisa di bawah angka dunia," kata Wiku dalam konferensi pers yang disiarkan kanal YouTube Setpres, Selasa (11/8).

Namun Wiku memerinci data tersebut per provinsi. Dia mengatakan ada 22 provinsi yang angka kematiannya di bawah dunia. Pemerintah pusat mengapresiasi 22 provinsi tersebut agar dapat terus menekan angka kematian.

Tonton video 'Terungkap, Motif Sekretaris Bunuh WN Taiwan: Sakit Hati Dihamili':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/gbr)