Penggali Kubur Jenazah Corona Curhat Insentif Tertunda 2 Bulan

Eva Safitri - detikNews
Rabu, 12 Agu 2020 19:14 WIB
Penggali kubur untuk korban virus Corona disiagakan di TPU. Mereka dengan sigap menggali liang lahat saat ada jenazah yang akan dimakamkan. Begini potretnya.
Aktivitas Penggali Kubur untuk Jenazah Corona di Jakarta (Getty Images/Ed Wray)
Jakarta -

Seorang penggali kubur khusus jenazah pasien Corona (COVID-19) menceritakan tak turunnya insentif mereka selama dua bulan. Pencairan insentif tertunda sejak Juni hingga bulan ini.

"Iya betul, totalnya 113 tukang gali sama sopir ambulans. Kami sudah follow up ke dinasnya, alasannya kenapa belum dibayar karena belum ada keputusan dari balai kota. Bilangnya sih seperti itu, cuma nggak tahu nih di atasnya belum ngasih izin ada insentif apa nggak," kata pria yang enggan menyebutkan identitasnya, ketika dihubungi pada Rabu (12/8/2020).

Dia mengatakan insentif itu sudah dijanjikan sejak awal pandemi Corona. Pemberian insentif juga sudah berjalan berjalan sejak Maret, April, hingga Mei.

"Kami kami orang kan pekerja COVID itu kan berhak mendapatkan uang lebih lah. Dijanjiin ada insentif dari awal COVID, Maret, April, Mei udah dibayar, Juni, Juli, Agustus belum dibayar," ungkapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala BPKD DKI Jakarta Edi Sumantri mengatakan anggaran untuk pemenuhan biaya khusus Corona sudah disiapkan. Biaya khusus Corona, sambung Edi, termasuk biaya insentif.

Tonton video 'Curhat Penggali Kubur Corona di Surabaya, Kerja Pagi Hingga Pagi':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2