PKB Kecam Analisis Prabowo Bisa Gantikan Ma'ruf: Pasti Ada yang 'Bermain'

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Rabu, 12 Agu 2020 16:35 WIB
Wasekjen PKB sekaligus wakil ketua Komisi IV DPR
Foto: Daniel Johan (Dok. Istimewa)
Jakarta -

PKB mengecam analisis yang menyatakan Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto bisa menggantikan Ma'ruf Amin sebagai wakil presiden (wapres). PKB menduga ada kelompok yang 'bermain', dan ingin membuat masyarakat bingung.

"Ya tidak mungkin lah (Prabowo bisa gantikan Ma'ruf). Memangnya negara ini berjalan tanpa konstitusi, apa!" kata Ketua DPP PKB, Daniel Johan kepada wartawan, Rabu (12/8/2020).

Daniel menegaskan, wapres bukan jabatan yang dapat asal diganti. Dia mendorong adanya penelusuran penyebar digantinya Ma'ruf oleh Prabowo.

"Presiden dan wapres bukan seperti karyawan perusahaan yang bisa main diganti begitu saja. Harus ditelusuri siapa yang mulai menyebarkan isu tidak benar ini," tegasnya.

Lebih lanjut, Daniel menduga ada pihak yang 'bermain' terkait isu Prabowo bisa menggantikan Ma'ruf sebagai wapres. Wakil Ketua Komisi IV DPR RI itu menyebut ada kelompok yang ingin membuat gaduh.

"Pasti ada kelompok yang sedang bermain untuk membingungkan masyarakat," ujarnya.

"Nggak paham (siapa yang 'bermain'), mungkin ingin buat gaduh terus," imbuhnya.

Gerindra juga telah memberi respons soal analisis Prabowo bisa gantikan Ma'ruf sebagai wapres. Gerindra menyatakan analisis tersebut tak benar.

"Nggak benar lah," kata Juru Bicara (Jubir) Gerindra, Habiburokhman kepada wartawan, Rabu (12/8).

Habiburokhman mengatakan Prabowo kompak bersama dengan kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia meminta jangan ada pihak yang mengadu domba hubungan harmonis Prabowo dengan Ma'ruf.

"Nggaklah, konstitusi kita kan yang jelaskan Pak Prabowo lagi kompak-kompaknya di kabinet, ya kan, kerja serius, dan diapresiasi juga dengan rakyat, kinerjanya bagus kan," ujar Habiburokhman.

Selanjutnya
Halaman
1 2