Jenazah Staf KPU Yahukimo yang Dibunuh OTK Diterbangkan ke Banyumas

Wilpret Siagian - detikNews
Rabu, 12 Agu 2020 12:26 WIB
Staf KPU Yahukimo, Hendry Jovinski (25) tewas dibunuh orang tidak dikenal (OTK).
Foto: Staf KPU Yahukimo, Hendry Jovinski yang dibunuh OTK di Papua. (Dok Istimewa).
Jayapura - Jenazah Staf KPU Yahukimo, Papua, yang menjadi korban pembunuhan Orang Tak Dikenal (OTK), Henry Jovinski sudah diterbangkan ke kampung halamannya di Banyumas, Jawa Tengah. Jenazah almarhum rencananya dimakamkan siang ini.

" Tadi siang pukul 13.30 WIT Jenazah alm Henry Johvinski sudah diterbangkan menggunakan Pesawat Garuda GA 657 tujuan Jakarta kemudian dilanjutkan ke Banyumas," ujar Humas KPU Provinsi Papua, Diana Simbiak saat dihubungi, Rabu (12/8/2020).

Diana menjelaskan, setelah kejadian pembunuhan Selasa (11/8) kemarin, jenazah Henry diterbangkan dari Yahukimo dengan pesawat perintis menuju Bandara Sentani, Jayapura. Dari Jayapura, jenazah almarhum baru diterbangkan ke Jakarta.

"Jenazah alm Henry Johvinski diantarkan oleh dua orang anggota KPU Yahukimo hingga ke kampung halamannya," jelas Diana.

Diana juga menyampaikan rasa duka cita dari seluruh Anggota KPU Papua dan staf atas kepergian Henry Johvinski dalam kejadian di Yahukimo tersebut.

"Seluruh anggota KPU Papua danstaf menyampaikan turut berdukacita atas meminggalnya saudara kami Henry Johvinski, staf KPU Kabupaten Yahukimo," tutur Diana.

Seperti diketahui, Henry Jovinski (24) yang merupakan staf KPU Yahukimo menjadi korban pembunuhan OTK di Jembatan Brasa Kecil, Distrik Dekai di kabupaten tersebut. Ia dibunuh saat hendak mengantar obat ke rumah rekannya.

"Sekitar pukul 14.00 WIT, saksi Kenang Mohi (35) bersama dengan korban atas nama Sdr Henry Jovinski (24) dari arah Kantor KPU menuju rumah saksi di Jalan Gunung, tepatnya di sekitar Kali Teh untuk mengantar obat dengan menggunakan sepeda motor, di mana korban di bonceng oleh saksi," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal, kepada wartawan di Jayapura, Selasa (11/8).

"Saat melintasi Jalan Gunung, tepat di atas Jembatan Kali Teh, saksi dan korban tersebut dihadang oleh seorang pria yang bercelana loreng dan berambut gimbal memegang dua pisau sangkur. (Pelaku) lalu menanyakan kedua korban, kalian orang mana, mana KTP-nya," imbuhnya.

Setelah KTP diterima, pelaku lalu menuju arah belakang korban yang duduk di atas sepeda motor. Pelaku pun langsung menusuk bagian punggung korban.

Melihat Henry ditusuk, saksi bernama Kenang langsung meninggalkan motor dan melarikan diri. Pelaku lainnya kemudian datang dari arah kali menuju jembatan.

"Saksi yang melihat kejadian langsung lari meninggalkan sepeda motor sambil teriak minta tolong. Saat itu juga teman pelaku datang dari arah kali sambil memegang sebuah sangkur dan langsung menusuk korban di bagian leher. Kemudian para pelaku melarikan diri," sebut Kamal.

Tonton juga video 'Lulusan Akpol Mau Dikirim ke Papua-Poso, Kapolri: Biar Ortu Meriang':

[Gambas:Video 20detik]



(elz/ear)