Duduk Perkara Bupati Agam Jadi Tersangka Kasus Ujaran Kebencian ke Mulyadi

Idham Kholid - detikNews
Rabu, 12 Agu 2020 11:27 WIB
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Bupati Agam Indra Catri ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan ujaran kebencian dan perbuatan tidak menyenangkan terhadap anggota DPR-RI dari Fraksi Partai Demokrat, Mulyadi. Polisi menjelaskan peran Indra Catri dalam kasus ini.

"Jadi kasus yang lama, jadi ceritanya ada akun bodong di Facebook, itu ada menggambarkan fotonya Pak Mulyadi dengan perempuan, kemudian di situ ada kata-kata yang kurang baiklah. Intinya ada ujaran kebencian, juga perbuatan tidak menyenangkan, terus dilaporkan ke Polda," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu saat dihubungi, Rabu (12/8/2020).

Satake menambahkan perempuan dalam foto yang di-posting itu belakangan diketahui merupakan istri Mulyadi. Namun, lanjutnya, dalam posting-an dibikin seolah-olah bukan istri Mulyadi.

"Setelah diinformasikan, ternyata itu istrinya, iya, istrinya (Mulyadi)," ujarnya.

Satake mengatakan Mulyadi dalam kasus ini korban, bukan pelapor. Ada masyarakat yang melapor ke polisi. Polisi lalu melakukan penyelidikan, termasuk pemeriksaan laboratorium forensik.

"Didapatlah siapa-siapa yang unggah dan siapa saja yang berperan di situ. Didapatlah tiga tersangka itu (tersangka sebelumnya), kemudian ada salah satu pernyataan bahwa dia itu diperintah sama Bupati. Kabag Umum itu menyampaikan semua itu karena diperintah oleh Bupati. Dia bikin surat pernyataan, kemudian Polda melakukan pendalaman," ujarnya.