Round-Up

Trauma Berat Korban Pemerkosaan Raffi Idzamallah

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 12 Agu 2020 05:50 WIB
Polisi: Pemerkosa Perempuan di Bintaro Awalnya Berniat Curi Blower AC
Foto: (Jehan Nurhakim)

"Harapan AF tentu agar pelaku mendapat hukuman yang berat yang setimpal dengan perbuatannya," lanjut Abraham.

Abraham mengapresiasi polisi yang telah menangkap dan menahan tersangka. Ia berharap ke depan polisi memberikan atensi khusus terhadap kasus-kasus serupa.

"Agar kejadian pelecehan seksual, perkosaan, pembunuhan itu kan sesuatu yang nggak bisa didapat kembali, sehingga harapan kami ini agar jadi atensi kepolisian," tuturnya.

Abraham menceritakan, dirinya ditunjuk sebagai kuasa hukum AF pada Sabtu (8/8) siang. Pada siang itu juga, pihaknya berkoordinasi dengan Polres Tangerang Selatan.

"Saya telepon penyidik, koordinasi terkait pelaku dan malam itu pelaku ditangkap dan langsung ditahan. Dan pelaku juga mengaku telah melakukan. Kami mengapresiasi dan terima kasih ke Kapolres (AKBP Iman Setiawan) karena pelaku sudah ditangkap," lanjutnya.

Kembali ke kasus, tersangka Raffi Idzamallah akhirnya ditangkap polisi setelah hampir 1 tahun berkeliaran, tepatnya Minggu (9/8) dini hari di Jl Swadaya, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Jauh sebelum Raffi Idzamallah ditangkap, korban sudah mencari tahu dan mendapatkan data-data tersangka, jauh sebelum polisi menangkapnya.

Abraham pun mengungkap bagaimana awalnya korban bisa melacak pelaku. Didorong rasa ingin mendapatkan keadilan yang kuat, korban menelusuri jejak pelaku dari kesaksiannya sendiri.

AF mengingat ciri-ciri pelaku dan mulai melakukan pencarian petunjuk CCTV di sekitar rumahnya. Beruntungnya, sebuah kamera CCTV menangkap gambar sosok pelaku saat itu.

"Banyak yang bertanya-tanya, AF kok bisa tahu nama pelaku sih? Jadi korban ini setelah kejadian itu mencari rekaman CCTV di sekitar rumahnya," kata Abraham Sridjaja selaku kuasa hukum AF kepada detikcom, Selasa (11/8/2020).

Selanjutnya
Halaman
1 2 3