Surabaya Jadi Zona Oranye, Satgas COVID-19: Penanganan Kasus Membaik

Dwi Andayani - detikNews
Selasa, 11 Agu 2020 16:53 WIB
Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito
Foto: dok. BNPB
Jakarta -

Kota Surabaya yang sebelumnya berstatus zona merah berubah menjadi oranye hari ini. Perubahan ini disebut karena penanganan kasus yang mulai membaik.

"Terlihat memang zonanya sudah berubah dari zona merah ke oranye dan itu terjadi sebetulnya bukan hanya aspek tes saja, tapi juga penanganan kasus yang mulai membaik," ujar juru bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, dalam konferensi pers yang disiarkan kanal YouTube Setpres, Selasa (11/8/2020).

Wiku menyebutkan penentuan suatu zona didasari 15 indikator. Indikator ini terdiri dari 3 kelompok besar.

"Perlu kami sampaikan dalam menentukan suatu zona dengan metode pembobotan, itu didasarkan pada 15 indikator yang terdiri dari 3 kelompok besar," kata Wiku.

"Yaitu, epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat, dan pelayanan kesehatan," sambungnya.

Selain itu, dia menuturkan, penentuan perubahan zona ini tidak hanya berdasarkan jumlah tes yang dilakukan di daerah tersebut. Tapi juga dilihat jumlah kasus sembuh dan meninggal.

"Jadi tidak hanya dari tes saja, tapi juga jumlah kasus, jumlah kesembuhan, jumlah kematian dan seterusnya," tuturnya.

Wiku mengatakan penanganan kasus yang baik perlu terus didorong agar daerah dapat berubah menjadi zona hijau.

"Ini harus didorong terus, supaya zonanya makin lama makin baik untuk menjadi kuning ataupun suatu saat jadi hijau," pungkasnya.

Diketahui, status zona Kota Surabaya yang sebelumnya merah berubah menjadi oranye hari ini. Pantauan detikcom di laman https://covid19.go.id/peta-risiko, Surabaya menjadi zona oranye.

Anggota Gugus Kuratif Penanganan COVID-19 Jatim dr Makhyan Jibril membenarkan hal tersebut. Menurutnya, Surabaya sudah berubah dari zona merah ke zona oranye.

"Iya sekarang Surabaya zona oranye," kata Jibril kepada detikcom, Senin (10/8).

Untuk zona merah sendiri di Jatim saat ini berjumlah 6 kabupaten/kota. Yakni di Sidoarjo, Gresik, Kota Malang, Kabupaten Blitar, Jember, dan Bondowoso.

Untuk zona oranye selain Kota Surabaya, ada Kabupaten Madiun, Pamekasan, Jombang, Kota Probolinggo, Kabupaten Kediri, Lumajang, Kota Blitar, Kota Mojokerto, Kota Batu, Kabupaten Mojokerto, Tuban, Lamongan, Kota Kediri, Ponorogo, Tulungagung, Banyuwangi, Kabupaten Pasuruan, Nganjuk, Bojonegoro, Bangkalan, Sumenep, Situbondo, Kabupaten Probolinggo, Trenggalek, Kabupaten Malang, dan Kota Pasuruan. Total ada 28 kabupaten/kota di Jatim yang berstatus zona oranye.

Untuk zona kuning ada 5 kabupaten/kota. Yakni di Sampang, Pacitan, Kota Madiun, Magetan, dan Ngawi.

(dwia/gbr)