Sudah Pernah Dibui, Eks Anggota DPRD Gorontalo Kena Kasus Sabu Lagi

Ajis Khalid - detikNews
Selasa, 11 Agu 2020 16:26 WIB
Eks anggota DPRD Kabupaten Gorontalo kembali ditangkap terkait kasus narkoba. Dia ditangkap bersama dua rekannya (Ajis Khalid/detikcom)
Eks anggota DPRD Kabupaten Gorontalo kembali ditangkap terkait kasus narkoba. (Ajis Khalid/detikcom)
Gorontalo -

Mantan anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Amin Mootalu alias AM (50), kembali terjerat kasus narkoba jenis sabu. Dia ditangkap di rumahnya saat mengonsumsi barang haram tersebut.

Kasat Narkoba Polres Gorontalo Kota AKP Laode Arwansyah menyatakan terkonfirmasi AM adalah mantan anggota DPRD di Kabupaten Gorontalo. Penangkapan dilakukan di Jalan Jeruk, Kota Gorontalo, pada Jumat (7/8) lalu.

"Iya memang terkonfirmasi mantan anggota dewan di Kabupaten Gorontalo, periodenya saya juga kurang tahu. Sekitar tahun 2000. Saya kurang jelas," ucap AKP Laode Arwansyah, Selasa (11/8/2020).

Dikatakan, Laode, AM diamankan di halaman rumahnya di Kota Gorontalo. Penangkapan dilakukan setelah petugas menerima informasi dari masyarakat.

"Kami mendapat informasi bahwa ada seorang sering menggunakan narkoba, tim kami langsung bergerak dan menangkap tersangka atas nama AM, laki-laki asal Gorontalo. Setelah kami melakukan penangkapan dan interogasi kami mengamankan beberapa barang bukti satu bungkus kit, di dalam diduga narkoba jenis sabu, ada korek, gunting, bong digunakan memakai isap," kata Laode.

Laode menjelaskan, dari keterangan AM, dilakukan pengembangan soal asal barang haram ini. Didapat tersangka RS, tugasnya membeli barang haram bersama dengan tersangka lain, yakni NL, sebesar Rp 1 juta.

"Soal asal barang kita masih lakukan penyelidikan kami akan kejar terus, harapan kami di Kota Gorontalo bebas dari narkoba. Semua tersangka AM cs sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan hasil uji BPOM sudah keluar narkotika golongan satu jenis metamfetamin atau sabu seberat 0,05 gram," ungkap Laode.

Dia juga menyatakan para tersangka akan disangkakan dengan Pasal 112 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara.

"Sekadar informasi mereka bertiga ini pernah juga ditangkap dengan kasus yang sama sudah menjalani putusan berkekuatan hukum tetap kemudian pada hari Jumat tersebut kembali terjadi penangkapan. AM sudah dua kali, sekarang sudah ketiga kali kalau tidak salah. Tetapi di Polres Gorontalo Kota baru pertama kali ditangkap," tegas Laode.

Dia menambahkan ketiga tersangka sudah diambil urine dan hasil positif mengandung narkotika golongan satu.

"Alasan AM memakai sabu, alasan klasik untuk menghilangkan kejenuhan dan sudah semacam kecanduan dan susah dilepaskan sehingga dicoba memakai lagi," terang Laode.

(jbr/jbr)