Pemkot Depok Larang Warga Gelar Lomba 17 Agustus Secara Tatap Muka

Matius Alfons - detikNews
Selasa, 11 Agu 2020 09:59 WIB
Wali Kota Depok Mohammad Idris
Wali Kota Depok M Idris (Sachril/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Kota Depok mengeluarkan sejumlah aturan terkait perayaan hari kemerdekaan RI 17 Agustus di Kota Depok. Salah satunya, warga dilarang menggelar perlombaan 17 Agustus secara tatap muka.

Larangan itu dikeluarkan melalui surat edaran Wali Kota Depok Nomor 003.1/377-Huk/Promentasi tertanggal 10 Agustus 2020. Surat edaran tersebut sebagai tindak lanjut surat edaran Menteri Sekretaris Negara nomor: B 492/M.Sesneg/Set/TU.00.04/07/2020 dan surat edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 003.3/119/Humaspro terkait Pedoman Tata Laksana Peringatan 17 Agustus di Tengah Pandemi Corona.

"Seluruh warga masyarakat tidak diperbolehkan menyelenggarakan perlombaan atau kegiatan perayaan puncak HUT RI yang mengumpulkan banyak orang secara tatap muka secara langsung," kata Wali Kota Depok Muhammad Idris, seperti dikutip dalam surat edaran, Selasa (11/8/2020).

Namun masyarakat diminta agar memasang bendera Merah Putih di rumah masing-masing hingga atribut lainnya. Pemasangan bendera Merah Putih serta umbul-umbul dilakukan selama 1 bulan, terhitung mulai 1 Agustus hingga 31 Agustus 2020.

"Memasang umbul-umbul, dekorasi, dan menghias bangunan kantor/bangunan tempat usaha/bangunan tempat tinggal masing-masing untuk memeriahkan peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI di Kota Depok tahun 2020," ucap Idris.

Selain itu Idris juga meminta masyarakat Depok mengikuti siaran langsung pidato kenegaraan Presiden RI melalui berbagai kanal media. Kemudian pada 17 Agustus sekitar pukul 10.17 WIB, masyarakat juga diminta untuk menghentikan aktivitas selama 3 menit dan berdiri tegap saat lagu Indonesia Raya dikumandangkan secara serentak di Indonesia.

"Pada tanggal 17 Agustus 2020 pukul 10.17 sampai dengan 10.20 WIB (selama 3 menit), wajib menghentikan aktivitasnya sejenak dengan berdiri tegap saat pengumandangan lagu 'Indonesia Raya' secara serentak di berbagai lokasi hingga pelosok daerah," imbuhnya.

Tonton video 'Kabar Bahagia untuk Pemilik Nama Agus di Bulan Agustus':

[Gambas:Video 20detik]

(maa/mea)