Ini Maksud 'Operasi Darat-Udara' Sosialisasi Protokol Kesehatan

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 22:07 WIB
Menko Polhukam Mahfud Md (Andhika Prasetia/detikcom)
Foto: Menko Polhukam Mahfud Md (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Menko Polhukam Mahfud Md menjelaskan operasi darat dan udara yang disiapkan untuk melakukan sosialisasi protokol kesehatan. Apa penjelasan Mahfud?

"Operasi darat artinya gerakan pendisiplinan itu dilakukan langsung secara fisik, yaitu di jalan, di kampung, di halaqah-halaqah bahkan door to door dari rumah ke rumah. Pendekatannya persuasif dan sosialisasi masif," kata Mahfud saat dikonfirmasi detikcom melalui pesan singkat, Senin (10/8/2020).

Sementara, dikatakan Mahfud, operasi udara merupakan gerakan sosialisasi kampanye yang dilakukan melalui media sosial. Hal itu dilakukan agar kesadaran dan disiplin masyarakat dapat terbangun.

"Sedangkan operasi udara adalah sosialisasi dan kampanye melalui media mainstream, online, medsos, dan sebagainya. Itu yang untuk membangun kesadaran disiplin," ujarnya.

Lebih lanjut, mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini mengatakan, sebagai langkah akhir, akan ada penindakan berupa sanksi administrasi dan sanksi pidana apabila diperlukan. Pengenaan sanksi akan didasari undang-undang (UU) yang berlaku, mulai dari UU KUHP hingga UU Bencana.

"Selain itu secara ultimum remedium (langkah terakhir jika sangat diperlukan) akan ada penegakan hukum administrasi dan hukum pidana. Sesuai dengan asas legalitas yang penegakan hukum semua didasarkan pada UU seperti KUHP, UU Kesehatan, UU Karantina Kesehatan, UU Bencana, dan lain-lain," imbuhnya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan dirinya sudah membahas kelanjutan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 mengenai Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan COVID-19 dengan Mahfud Md. Dalam pembahasan tersebut, Tito menyampaikan ada istilah operasi darat dan operasi udara.

"Perlu ada sinergi dan kekompakan langkah pusat dan daerah, mesin pusat all out itu baru 50 persen, maka mesin daerah juga 548 daerah perlu juga all out. Kita bergerak dengan struktur formal maupun juga struktur informal di antaranya adalah tim penggerak PKK yang diminta Bapak Presiden terlibat dalam rangka sosialisasi ini kemudian juga relawan-relawan media dan lain-lain yang tadi malam kita bahas juga dengan Bapak Menko Polhukam dengan istilah operasi darat dan operasi udara," kata Tito.

(gbr/gbr)