PKB: Tak Ada Hubungan Antara Kritik Fahri-Fadli dan Bintang Tanda Jasa

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 20:51 WIB
Jazilul Fawaid
Jazilul Fawaid (MPR)
Jakarta -

Dua mantan pimpinan DPR RI periode 2014-2019, yakni Fahri Hamzah dan Fadli Zon, bakal mendapatkan bintang tanda jasa dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). PKB menilai pemberian tanda jasa ini hal wajar dari seorang presiden.

"Ya itu haknya presiden, itu haknya presiden ya karena mungkin Pak Fahri, Pak Fadli, pernah menjadi pimpinan lembaga tinggi negara. Menurut saya wajar saja kalau memang itu kualifikasinya sesuai, gitu," kata Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid kepada wartawan, Senin (10/8/2020).

Pada periode pertama pemerintahan Jokowi, Fahri Hamzah dan Fadli Zon kerap melontarkan kritik ke Jokowi. Pemberian bintang tanda jasa ke Fahri Hamzah dan Fadli Zon dinilai PKB tak ada hubungannya dengan lontaran kritik.

"Ya nggak ada hubungannya dengan kritik kalau bintang jasa kan. Pak Fahri, Pak Fadli, silakan saja asal kritiknya membangun, kan negara ini tidak mengharamkan kritik," ujar Jazilul.

"Yang sedikit dimakruhkan itu kan 'kuping tipis'. Ya kuping tipis juga nggak dilarang tapi makruh hukumnya itu. Kalau sering-sering bisa merusak kesehatan," imbuhnya.

Presiden Jokowi sempat bertemu dengan Partai Gelora dan saat itu Fahri Hamzah selaku Waketum Gelora turut hadir. Pertemuan Partai Gelora dengan Presiden Jokowi pada Senin (20/7) berlangsung cair.

Pada pertemuan itu, Partai Gelora menyampaikan beberapa saran kepada pemerintah tentang penanganan informasi Corona. Hadir dalam pertemuan itu Ketum Partai Gelora Anis Matta dan Sekjen Mahfudz Siddiq.

Mahfudz mengatakan suasana pertemuan mencair, Jokowi juga melemparkan candaan ke Fahri Hamzah. Jokowi disebutnya mengaku 'kangen' pada kritik Fahri.

"Presiden bicara berat badannya turun 3 kilo, cerita santai aja sambil menikmati wedang jahe yang disuguhin. Presiden juga cerita kangen dengan kritik kerasnya Pak Fahri, dan Presiden juga tanyakan 'Kok Pak Fahri tambah gemuk sekarang' gitu. Terus kata Pak Fahri, dia sekarang lebih banyak belajar bisnis, karena sudah nggak di politik, ya jadi berupaya happy sebagai warga negara biasa," ungkap Mahfudz, saat dihubungi, Rabu (22/7).

Sementara itu, Fadli Zon, yang kini duduk sebagai anggota Komisi I DPR dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, partai yang kini tergabung dalam koalisi pemerintahan Jokowi, mengatakan akan memberikan kritik yang tambah pedas.

"Nggak pernah ngomong tuh, nanti kalau kangen nanti kritik saya tambah pedas lagi," kelakar Fadli saat dihubungi, Kamis (23/7).

Pemberian tanda jasa ini dalam rangka HUT ke-75 RI dan rutin diberikan setiap tahun. Fahri Hamzah dan Fadli Zon bakal mendapat Bintang Mahaputra Nararya.

"Presiden RI akan memberikan bintang tanda jasa kepada beberapa tokoh dalam berbagai bidang. Fahri Hamzah dan Fadli Zon akan mendapat Bintang Mahaputra Nararya. Teruslah berjuang untuk kebaikan rakyat, bangsa, dan negara," kata Mahfud lewat akun Twitter, Senin (10/8).

(rfs/gbr)