493 Kendaraan Ditilang di Hari Pertama Pemberlakuan Kembali Ganjil-Genap

Matius Alfons - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 20:37 WIB
Petugas Polisi Lalu Lintas (Polantas) Satlantas Polres Jakarta Timur saat melakukan penilangan pada pengendara mobil yang melanggar aturan Ganjil-Genap di Simpang Cawang, Jakarta Timur, Senin (10/8/2020). Sanksi tilang bagi pelanggar pembatasan kendaraan bermotor berdasarkan nomor polisi ganjil dan genap diberlakukan lagi di Jakarta mulai hari ini. Pembatasan itu sebelumnya dicabut sementara sejak pertengahan Maret lalu karena adanya pandemi Covid-19 yang berujung pada penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Polisi Tilang Pelanggar Ganjil Genap (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali menerapkan sanksi tilang ganjil-genap setelah sempat ditiadakan di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Selama penindakan pagi tadi, ada 493 kendaraan melanggar yang ditilang oleh polisi.

"Penindakan ganjil-genap tadi pagi 493 pengendara kita tindak," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo saat dihubungi, Senin (10/8/2020).

Sambodo mengatakan jumlah itu termasuk 343 tilang manual dan 150 hasil tilang e-TLE. Dia menyebut penindakan tersebut baru dihitung per pagi hari ini.

"Malam masih dihitung, pagi tadi tilang manual 343 kendaraan, dan tilang e-TLE 150 kendaraan," ucapnya.

Melihat jumlah ini, dia menyebut masih banyak pengendara yang melanggar aturan ganjil-genap. Padahal, menurutnya, sosialisasi tentang pemberlakuan kembali ganjil-genap ini sudah dilakukan sejak beberapa hari lalu.

"Iya kalau dilihat itu evaluasinya masih banyak yang melanggar," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2