Rakor di Sulteng, Kepala BNPT: Selamatkan Generasi Muda dari Paham Radikal

Tim detikcom - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 18:14 WIB
Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar
Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyelenggarakan rapat koordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Tengah. Dalam agenda ini, Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar menyampaikan pentingnya menyelamatkan generasi muda dari paham radikal.

Rakor ini diselenggarakan di kantor Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Senin (10/8/2020). Hadir Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola, Kapolda Sulawesi Tengah, Komandan Korem 132/Tadulako, Kabinda Sulawesi Tengah, Kepala Badan Kesbangpol Sulawesi Tengah, perwakilan eselon II K/L yang merupakan mitra BNPT dalam Program Sinergisitas Penanggulangan Terorisme, serta tokoh masyarakat setempat.

"Kita melanjutkan program sinergisitas dalam bidang pencegahan terorisme berbasis kepada pembangunan kesejahteraan, karena tim sinergisitas sudah bekerja sejak beberapa tahun yang lalu di antara 38 kementerian/lembaga, termasuk pemerintah daerah dan Provinsi Sulawesi Tengah yang termasuk dalam program pilot project," kata Boy Rafli dalam rilis resmi hari ini.

"Oleh karena itu, dalam hal ini kita ingin memantapkan kembali program yang akan dilaksanakan pada 2020 sekaligus kita ingin melihat hasil yang dilaksanakan pada 2019, antara lain dengan pembangunan dari rumah susun di Kabupaten Poso," sambung sosok yang juga Ketua Tim Pelaksana Sinergisitas Antar-Kementerian/Lembaga ini.

Boy Rafli melanjutkan, bukan hanya pembangunan fisik, Tim Sinergisitas pun berfokus pada unsur nonfisik, yakni penguatan nilai dan karakter masyarakat, terutama generasi muda Sulawesi Tengah. Menurut dia, generasi muda harus dilindungi dari pengaruh paham radikal intoleran yang sumbernya dapat berasal dari mana saja, termasuk media sosial.

Untuk itu, lanjut Boy Rafli, penguatan karakter dan nilai kebangsaan harus dikembangkan agar generasi penerus Sulawesi Tengah memiliki imunitas dalam menangkal propaganda radikal.

Lebih lanjut, Kepala BNPT juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam pembangunan karakter tersebut. Boy Rafli Amar mengungkapkan pembangunan nonfisik tak hanya menjadi tanggung jawab BNPT dan pemerintah daerah, terlebih unsur pemuda daerah. Akademisi pun harus aktif terlibat dalam membangun narasi kebangsaan.

Selanjutnya
Halaman
1 2