ADVERTISEMENT

Penahanan Anita Kolopaking Disoal, Polri: Penyidik Kerja Profesional

Luqman N Arunanta - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 17:14 WIB
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono (Luqman Arunanta/detikcom)
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono (Luqman Arunanta/detikcom)
Jakarta -

Pengacara Anita Kolopaking, Andi Putra Kusuma, menyebut penahanan kliennya hanya untuk memuaskan publik. Terkait pernyataan itu, Bareskrim Polri menyebut polisi profesional dan bekerja tanpa tekanan.

"Penyidik bekerja secara profesional, tidak ada titipan dari mana pun, tidak ada tekanan dari publik," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (10/8/2020).

Awi menjelaskan penahanan Anita berdasarkan alasan subjektif penyidik yang diatur dalam Pasal 21 ayat 1 KUHAP.

"Yang kita sampaikan itu adalah syarat subjektif yang diatur pada Pasal 21 ayat 1 KUHAP mengenai syarat subjektif terkait beberapa diatur penangkapan, penahanan, itu diatur di sana salah satunya syarat subjektif penahanan tersebut bahwa penyidik mengkhawatirkan tersangka akan melarikan diri, penyidik juga mengkhawatirkan tersangka akan mengulangi kesalahannya, dan kekhawatiran penyidik terkait menghilang barang bukti," terangnya.

Awi menegaskan dalam proses pemeriksaan Anita tidak ada tekanan dari publik. Diketahui Anita dijerat Bareskrim melanggar Pasal 263 ayat (2) KUHP terkait penggunaan surat palsu dan Pasal 223 KUHP tentang upaya membantu kaburnya tahanan.

Kasus itu berkaitan dengan skandal surat jalan Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra yang merupakan terpidana kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali.

"Itu semua diatur dalam KUHAP, jadi itu bukan karena kita tekanan dari publik," ujar Awi.

Sebelumnya, penahanan terhadap tersangka kasus pembantuan tahanan kabur, Anita Kolopaking, disebut terlalu prematur. Pengacara Anita, Andi Putra Kusuma, mengatakan penahanan Anita hanya untuk kepuasan publik semata.

"Kesannya seperti mau ditahan untuk memuaskan media pemberitaan (dan) publik. Lebih kepada ke situ karena urgensinya untuk dilakukan penahanan tidak ada, masih prematur banget," ujar Andi di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Senin (10/8).

Tonton video 'Anita Kolopaking Akhirnya Memenuhi Panggilan Bareskrim Polri':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/jbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT