Ngabalin Jawab Isu Viral: Logo Kemerdekaan RI Bukan Tanda Salib!

Tim detikcom - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 16:30 WIB
Tenaga Ahli KSP Ali Mochtar Ngabalin.
Ali Mochtar Ngabalin (Rahel Narda Chaterine/detikcom)
Jakarta -

Grafis di logo HUT kemerdekaan ke-75 RI mendadak heboh dibahas dengan narasi mirip salib. Tenaga ahli utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin memberi klarifikasi.

Bentuk grafis pada spanduk HUT ke-75 RI disebut mirip salib itu ramai dibahas netizen di Twitter. Ngabalin menepis jika dikatakan logo kemerdekaan RI mirip salib.

"Logo ini murni dan resmi asli, bukan salib. Ini adalah sebuah karya seni yang dibuat dan dilakukan oleh teman-teman, anak-anak Indonesia yang memiliki kemampuan karya seni yang luar biasa," tegas Ngabalin dalam video yang dibagikannya kepada wartawan, Senin (10/8/2020).

Ngabalin meminta masyarakat tak berspekulasi macam-macam soal logo kemerdekaan RI ini. Ngabalin sekali lagi menegaskan logo kemerdekaan RI bukan berbentuk salib.

"Anda lihat dari sisi keindahannya, dilihat dari semangat kebersamaan yang dibangun. Jadi jauhkan dari pikiran-pikiran penuh kecurigaan, kebencian, karena apa yang dibangun ini adalah spirit untuk mendorong komitmen dari nilai-nilai Pancasila, nilai-nilai luhur yang dibangun kebersamaan," sebut Ngabalin.

"Semangat kebinekaan, semangat kebersamaan, semangat persatuan di usia negara kita 75 tahun," imbuh dia.

Pihak Sekretariat Negara juga telah menanggapi ramai narasi logo kemerdekaan RI mirip salib. "Arti dan makna logo dan turunan ada di pedoman visual di atas," kata Sekretaris Kemensetneg Setya Utama lewat pesan singkat, Senin (10/8).

Setya membagikan berkas 'Tema dan Logo Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2020 & Pedoman Visual Penggunaan'. Berkas ini juga bisa diunduh publik di situs setneg.go.id. Penjelasan soal makna grafis ada di gambar di bawah ini:

Logo HUT ke-75 RILogo HUT ke-75 RI (Foto: dok. ist)

Di halaman 27 berkas, tertulis maksud dari penggunaan supergraphic. Dijelaskan bahwa supergraphic terdiri dari 10 elemen yang diambil dari dekonstruksi logo 75 tahun yang dipecah lagi menjadi 10 bagian yang merepresentasikan komitmen dan nilai luhur Pancasila.

"Untuk pengaplikasiannya, supergraphic ini cukup fleksibel karena bersifat abstrak yang merupakan rakitan dari 10 pecahan tadi menjadi satu kesatuan bentuk," tulis penjelasan mengenai supergraphic.

Nantinya, logo peringatan HUT ke-75 RI dapat diaplikasikan untuk umbul-umbul, poster, billboard, spanduk, media sosial, gambar profil, maupun diimplementasikan ke merchandise. Elemen yang dipasang meliputi logo '75 Indonesia Maju', supergraphic, dan logo 'Bangga Buatan Indonesia'.

Tonton video 'Masyarakat Diminta Berdiri Tegak Pada 17 Agustus Pukul 10.17 WIB':

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/fjp)