Tabung Salju Tempat Cuci Mobil di Samarinda Meledak, Satu Orang Tewas

Suriyatman - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 13:49 WIB
Tabung Salju Tempat Cuci Mobil di Samarinda Meledak, Satu Orang Tewas (Foto: Suriyatman/detikcom)
Foto: Tabung Salju Tempat Cuci Mobil di Samarinda Meledak, Satu Orang Tewas (Foto: Suriyatman/detikcom)
Samarinda -

Sebuah tabung salju di tempat pencucian mobil di Jalan DI Panjaitan Samarinda, Kalimantan Timur meledak. Akibatnya, 1 orang meninggal dunia.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 11.30 Wita, Senin (10/8/2020). Kejadian bermula saat korban, Chandra (25), warga kampung Jawa, dan rekannya sedang mencuci mobil.

Pada saat akan menyalakan mesin pompa salju, tiba-tiba tabung meledak. Akibatnya, korban pun terpental ke atas dan tangan kanannya putus.

"Tangan kanannya (korban) putus akibat ledakan dan ia mengalami benturan keras di bagian kepala dan meninggal saat dibawa ke rumah sakit," kata Kanit Inafis Polresta Samarinda Ipda Yitno Hadi kepada wartawan.

Yitno mengatakan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sejumlah barang bukti, kata dia, telah dibawa untuk diperiksa. Jenazah korban juga dibawa ke RSU AW Syahranie untuk proses penyelidikan.

Sementara, rekan kerja korban, Rendy (22) menuturkan, peristiwa itu terjadi saat dirinya dan korban akan menggunakan mesin pompa salju. Tiba-tiba, tabung salju meledak saat korban memutar kerannya.

"Saya memegang selang sabun salju sementara korban memutar keran tabung salju yang akan saya gunakan, namun saat dia memutar tiba tiba tabung meledak, tangan kanan korban langsung putus dan terpental sejauh 25 meter dan tubuhnya terlempar 4 meter," kata Rendy kepada detikcom.

Rendy mengatakan, saat itu korban masih sempat sadar. Namun, korban akhirnya meninggal saat dibawa ke rumah sakit.

Rendy mengatakan, korban merupakan karyawan baru di pencucian mobil itu. Dia mengatakan, kemungkinan korban tergesa-gesa saat membuka keran tabung salju sehingga menimbulkan ledakan.

"Kemungkinan tabung itu penuh saat diisi angin kompresor," katanya singkat.

(mae/mae)