Pemerintah Diminta Pantau Petahana terkait Bantuan Corona di Pilkada

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 09 Agu 2020 21:25 WIB
Burhanuddin Muhtadi
Burhanuddin Muhatadi (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Indikator Politik Indonesia memberikan beberapa catatan dalam pelaksanaan Pilkada saat Pandemi Corona. Indikator meminta agar pemerintah dan penyelenggara pemilu untuk mengawasi calon petahana yang memanfaatkan bantuan sosial untuk meraut suara.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan Pilkada saat pendemi Corona tetap dimungkinkan jika dilaksanakan. Hal itu disampaikan Burhanuddin pada webinar yang digelar Taruna Merah Putih (TMP) bertema 'Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19', Minggu (9/8/2020).

"Pilkada tetap dimungkinkan dilaksanakan tahun ini tetapi dengan banyak catatan. Catatan pertama pemerintah dan DPR serta penyelenggara pemilu harus memberikan sinyal yang solid, yang positif bahwa apa yang kita hadapi terkait dengan COVID-19 itu bisa diminimalisir," kata Burhanuddin dalam paparannya.

Burhanuddin mengatakan langkah pertama yang harus dilakukan adalah melakukan mitigasi terkait pencegahan penularan virus Corona. Seperti penerapan protokol kesehatan yang ketat.

"Dengan mitigasi dengan cara peningkatan protokol kesehatan yang sangat ketat termasuk jangan lupa kalau ada pelanggaran disiplin, sanksi itu juga harus diterapkan. Perlu ada penyesuaian terhadap entah itu kampanye, sampai dengan proses pemungutan suara," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2