Diminta Gerindra Bikin Partai Sendiri, PA 212: Kami Gerakan Moral

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Minggu, 09 Agu 2020 18:23 WIB
Ketum PA 212 Slamet Maarif
Slamet Maarif (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)

Diketahui, politikus Gerindra, Sufmi Dasco Ahamd menanggapi pernyataan Ketum PA 212, Slamet Ma'arif soal Prabowo sudah selesai jika maju pada Pilpres 2014. Dia menyebut jika Slamet Ma'arif ingin mengajukan calon lain dipersilakan untuk membuat partai sendiri.

"Pendapat itu boleh-boleh saja, tetapi kita Gerindra punya mekanisme sendiri dan mekanisme itu diatur sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai Gerindra. Ya kalau pak Slamet Ma'arif mengatakan Pak Prabowo sudah selesai mungkin berbeda pendapat dengan kader partai Gerindra. Kami juga menghargai apabila kemudian Pak Slamet Ma'arif berfikir untuk membuat partai sendiri," Dasco saat dihubungi, Minggu (9/8).

Dasco juga menanggapi usulan Slamet Ma'arif untuk mencalonkan kader muda di Gerindra tidak sesuai dengan apa yang diputuskan partai. Dasco menegaskan pencalonan dari Gerindra mengikuti mekanisme yang setelah ditetapkan.

"Pendapat dari Pak Slamet Maarif kawan saya itu tidak segaris dengan apa yang sudah diputuskan oleh mekanisme di partai Gerindra mungkin dengan membuat partai sendiri partai tersebut bebas kemudian untuk mengusung aspirasinya, apakah mengusung A, si B ya silakan saja. Tapi kalau dari Gerindra itu sudah melalui mekanisme yang ada," ungkapnya.

Halaman

(lir/gbr)