Diperas Panitera PN Jaksel, Walter Tolak Komentar
Rabu, 04 Jan 2006 17:39 WIB
Jakarta - Nama Kepala Analis Unit Manajemen Risiko (UMR) PT Jamsostek Walter Singgalingging moncer gara-gara diberitakan jadi korban pemerasan panitera pengganti Pengadilan Negeri (PN) Jaksel Andrian Djimmy Lumanaouw. Namun Walter menolak mengomentari kasus pemerasan yang menimpa dirinya itu."Saya nggak tahu," elak Walter ketika dimintai klarifikasi wartawan, Rabu (4/1/2005).Hal ini disampaikan Walter usai menjadi saksi sidang terdakwa mantan Direktur Investasi PT Jamsostek Andy Rachman Alamsyah di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya."Bapak yang diperas kan?" cecar wartawan lagi.Namun Walter keukeuh tidak mau berkomentar. "Saya tidak tahu, tanya saja penyidik Mabes Polri," ujar Walter dengan wajah tegang sambil meninggalkan kerumunan wartawan.Seperti diberitakan, Djimmy diduga memeras Walter Rp 200 juta dan sebuah HP Nokia. Dia ditangkap Timtas Tipikor di Kafe Camu-camu Semanggi, pukul 21.20 WIB, pada 3 Januari. Dalam sidang kasus Jamsostek 22 Desember lalu, majelis hakim yang diketuai Herman Alossitandi meminta Jaksa Penuntut Umum (JPU) agar menjadikan Walter sebagai tersangka kasus Jamsostek.
(aan/)











































