Kerangka Pria 63 Tahun Diduga Korban Banjir Bandang Ditemukan di Luwu Utara

Hermawan Mappiwali - detikNews
Minggu, 09 Agu 2020 12:33 WIB
Penemuan kerangka manusia di Luwu Utara.
Foto: Istimewa
Luwu Utara -

Warga di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, digegerkan oleh penemuan kerangka manusia seorang gembala sapi. Kerangka tersebut teridentifikasi bernama Bahancik (63), yang diduga merupakan korban banjir bandang beberapa waktu lalu.

"Tadi ditemukan sekitar pukul 11.00 Wita," ucap seorang personel Basarnas Palopo yang terjun ke lokasi, Aswar, saat dimintai konfirmasi detikcom, Minggu (9/8/2020).

Kerangka gembala itu ditemukan warga setempat di wilayah perkebunan kepala sawit di Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Luwu Utara. SAR gabungan langsung diterjunkan ke lokasi atas informasi ini.

"Kita ada dari Basarnas Palopo dan BPBD Kota Masamba dan potensi SAR dari posko induk," katanya.

Menurut Aswar, korban, yang merupakan seorang gembala sapi itu memang langsung mengungsi ke perkebunan tak lama setelah banjir bandang menerjang sejumlah wilayah di Luwu Utara pada Senin (13/7/2020).

"Setelah 3 hari kejadian (banjir bandang), dia naik mengungsi di kelapa sawit. Setelah itu, ndak tau apakah dia standby atau bagaimana dia di kebun atau bagaimana, berapa hari kemudian tidak ada kabarnya dan baru tadi ditemukan sama keluarganya," katanya.

Usia kerangka korban sendiri diduga kuat berusia tak kurang dari 20 hari. Sementara pihak keluarga mengenal sejumlah ciri-ciri pada korban.

"Yang bisa ditandai di situ itu pakaiannya, sarung-sarungnya apa bahwa ia atas nama ini," pungkas Aswar.

Kini, kerangka manusia diduga korban banjir bandang tersebut telah dievakuasi ke rumah sakit untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Langsung dievakuasi ke RS Hikmah (Luwu Utara)," katanya.

Tonton video 'KLHK Ungkap 2 Faktor Penyebab Banjir Bandang di Luwu Utara':

[Gambas:Video 20detik]



(idn/idn)