MPR: Jalani Protokol Kesehatan Saat Pandemi sebagai Syiar Islam

Nurcholis Ma'arif - detikNews
Minggu, 09 Agu 2020 10:24 WIB
Syarief Hasan
Foto: MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan mengajak masyarakat Indonesia untuk taat mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah dalam melakukan berbagai kegiatan, terutama yang melibatkan banyak orang. Kata dia, anjuran pemerintah tersebut dibuat dalam rangka meminimalisir dan melawan makin berkembangnya virus Corona yang sangat memberatkan rakyat.

"Saya rasa upaya-upaya yang dilakukan pemerintah dalam koridor menghentikan penyebaran virus mesti diapresiasi dan didukung," kata dia dalam keterangannya, Minggu (9/8/2020).


Saat menjadi pembicara dalam acara Temu Tokoh Nasional di aula Ponpes Nurul Hidayah Al-Khodijiyyah, Cianjur pada Sabtu (8/8/2020) Pimpinan MPR dari partai Demokrat ini menegaskan untuk menghadapi pandemi harus dimulai dari menghilangkan penyebabnya, yakni virus itu sendiri.

Sebab, kata dia, ketika virus sudah hilang maka semua dampak yang diakibatkannya pun berangsur-angsur akan hilang juga. Masyarakat akan kembali menjalani kehidupan normalnya seperti sebelum ada COVID-19.

"Saya menganalogikan begini, ketika kita ingin menghilangkan asap, maka apinya sebagai sumber asap yang harus dipadamkan lebih dulu. Ketika itu terjadi, lambat laun asap akan segera lenyap. Dan saat ini hanya patuh pada protokol kesehatanlah yang diharapkan bisa menghilangkan pandemi, sebelum vaksin atau obat ditemukan," ujarnya.


Syarief Hasan mengungkapkan banyak contoh elemen masyarakat yang dengan kesadaran penuh mematuhi secara disiplin protokol kesehatan. Salah satunya adalah Ponpes Nurul Hidayah Cianjur. Syarief Hasan berharap ponpes terus melakukan hal tersebut dan menjadi contoh baik buat semua.

"Saya melihat disiplin dalam menjaga kesehatan yang dilakukan ponpes adalah implementasi ajaran Islam yakni menjaga kesehatan diri sendiri dan lingkungan," tambahnya.

"Menjalankan protokol kesehatan dengan baik di masa pandemi juga sebagai syiar Islam. Mari kita semua umat Islam menjadi yang terdepan. Tunjukan komitmen kita dalam upaya melawan COVID-19 ini," katanya.

Lebih lanjut Syarief Hasan mengatakan Islam juga mengajarkan hubungan saling membantu dan bergotong royong antara sesama manusia. Untuk itu, sinergitas antaranak bangsa dalam menghadapi musuh yang sama sangat diperlukan, dibina, dan dikuatkan.

"Akhirnya di samping berbagai usaha yang ditempuh, kita semua berdoa dan berharap agar pandemi ini segera cepat berakhir," tandasnya.

Sebagai informasi, dalam acara tersebut turut dihadiri Pimpinan Ponpes KH. Denny Ramdhani, Ketua MUI Cianjur KH. Ahmad Yani, Jajaran Dewan Kesenian Cianjur, para tokoh masyarakat desa dan sekitar 300 santri.

Tonton video 'Soal Inpres, Mahfud: Banyak Masyarakat Belum Sadar Protokol Kesehatan':

[Gambas:Video 20detik]



(mul/ega)