Wakil Ketua MPR: Pidato Presiden di Sidang Tahunan Harus Bawa Harapan

Inkana Putri - detikNews
Sabtu, 08 Agu 2020 17:07 WIB
Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad
Foto: Dok. MPR RI
Jakarta -

Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad berharap pidato Presiden Joko Widodo dalam Sidang Tahunan MPR memberi harapan kepada masyarakat. Sebabnya saat ini rakyat Indonesia sedang menghadapi kesulitan di tengah pandemi COVID-19.

"Pidato Presiden Jokowi dalam Sidang Tahunan MPR jangan hanya biasa-biasa saja tapi harus membawa harapan bagi masyarakat yang sedang sulit karena pandemi COVID-19," ujar Fadel dalam keterangannya, Sabtu (8/8/2020).

Hal ini ia sampaikan dalam acara Media Expert Meeting bertema 'Sidang Tahunan MPR: Konvensi Ketatanegaraan dalam Rangka Laporan Kinerja Lembaga Negara' kemarin. Acara yang digelar di Bandung, Jawa Barat ini diikuti oleh 26 perwakilan media.

Fadel mengatakan saat ini Pemerintah Indonesia menghadapi masalah pandemi COVID-19 yang belum mereda. Terlihat dari jumlah kasus positif yang cenderung meningkat serta perekonomian yang belum pulih. Menurutnya, persoalan dari kasus ini adalah cara menangani masalah tersebut.

"Kami dari MPR berpendapat pemerintah harus berani mengambil langkah-langkah terobosan. Tidak boleh menunggu. Saat ini kita menunggu. Dana di bank tidak tersalurkan, usaha kecil tidak bergerak, tidak ada kebijakan khusus untuk kredit tanpa agunan," katanya.

Lebih lanjut, Fadel menjelaskan dirinya mendengar beberapa pemerintah daerah di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan lainnya menghadapi kesulitan. Salah satunya terkait persoalan pajak yang semakin hari bertambah sulit jika tidak ditangani serta masyarakat yang juga sudah tidak sabar.

Terkait belanja negara, Fadel mengatakan ada kesalahan dalam pengelolannya. Pasalnya, hingga saat ini belanja negara baru mencapai 30 persen.

"Kalau ini masih berlangsung sampai akhir tahun, kita semakin prihatin pada tahun-tahun mendatang," tuturnya.

Oleh karena itu, Fadel berharap pemerintah bisa berani mengambil langkah, yakni dengan restrukturisasi utang, dan mengalihkan dana untuk UMKM. Menurutnya, apabila pemerintah tidak melakukan langkah terobosan maka keadaan bisa memburuk.

"Saya belum melihat perbaikan yang menjanjikan harapan baru. Kalau presiden tidak menyampaikan sesuatu dalam Sidang Tahunan MPR yang memberi harapan bisa repot," ungkapnya.

Diketahui Sidang Tahunan MPR akan menyampaikan laporan kinerja para lembaga negara di Indonesia. Fadel menjelaskan Pimpinan MPR telah meminta pimpinan lembaga negara untuk menyiapkan laporan kinerja lembaganya. Nantinya, laporan tersebut akan dikumpulkan dan dikompilasi untuk dipublikasikan kepada masyarakat.

"Kita akan publikasikan dan kita buat resume dari laporan kinerja itu. Kalau memungkinkan kita membuat diskusi terbatas tentang laporan kinerja lembaga negara. Tujuannya untuk memperdalam laporan kinerja itu sehingga masyarakat bisa mendapatkan informasi yang lebih luas tentang kinerja dari lembaga-lembaga negara," pungkasnya.

(prf/ega)