Mahfud soal Erick Thohir 'Gandeng' KSAD Andika: Pelibatan TNI-Polri Diperlukan

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Sabtu, 08 Agu 2020 20:52 WIB
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD memberikan arahan saat Rapat Koordinasi Kesiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (26/6/2020). Rapat yang dihadiri perwakilan dari KPU Provinsi Jawa Timur, Bawaslu Jawa Timur dan sejumlah kepala daerah kabupaten/kota tersebut membahas isu strategis dalam rangka memantapkan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 dengan penerapan secara ketat protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Moch Asim/pras.
Menko Polhukam Mahfud Md (Foto: ANTARA FOTO/MOCH ASIM)
Jakarta -

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md menyebutkan alasan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Andika Perkasa dipilih menjadi Wakil Ketua Pelaksana Komite COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional mendampingi Menteri BUMN Erick Thohir. Mahfud menilai keterlibatan TNI-Polri dalam penanganan virus Corona (COVID-19) di Tanah Air sangat dibutuhkan.

"Selama ini kan juga Polri dan TNI sudah diikutkan, oleh sebab itu kita tidak mempersoalkan keterlibatan TNI dan Polri di dalam masalah COVID ini. Karena ini serangan COVID ini sangat masif dan harus ditangani bersama dan ini sifatnya untuk kemanusiaan, dan TNI dalam undang-undangnya memang punya tugas-tugas kalau dalam bahasanya itunya disebut MOOTW (Military Operation Others Then War). Tugas selain perang seperti itu pengabdian masyarakat, pembinaan masyarakat dan ini masih jalan dan kebetulan sangat diperlukan sekarang keterlibatan Polri dan TNI," kata Mahfud saat konferensi pers melalui zoom, Sabtu (8/8/2020).

Mahfud menuturkan TNI dan Polri hingga Menteri memiliki tugas reguler yang fungsional. Salah satunya untuk membantu penanganan wabah virus Corona (COVID-19) mulai dari pelaksanaan hingga penanggulangan.

"Gini ya, panglima TNI, Kapolri dan para Menteri itu secara reguler itu memang mempunyai tugas-tugas yang memang fungsional. Membantu pelaksanaan COVID, ini pelaksanaan, penanganan, penanggulangan COVID-19," tuturnya.

"Oleh sebab itu, pelibatan KSAD itu agar lebih teknis juga agar lebih teknis juga mengatur karena selama ini juga penanganan COVID ini tidak cukup hanya dilaksanakan oleh komite, sehingga di situ Polri dan TNI sejak awal secara aktif sudah ikut misal dalam pembagian bansos," sambungnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2