Di KLB, Gerinda Tak Akan Umumkan Nama-nama yang Diusung pada Pilkada 2020

M Ilman Na'fian - detikNews
Sabtu, 08 Agu 2020 10:13 WIB
Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto melakukan prosesi potong tumpeng dalam perayaan HUT ke-12 Gerindra. Prabowo memberikan potongan tumpeng kepada Anies-Sandi.
Ketum Gerindra Prabowo Subianto. (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Partai Gerindra hari ini menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) di kediaman Ketum Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Juru Bicara Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan Gerindra tak akan mengumumkan nama-nama calon kepala daerah yang akan diusung maju di Pilkada Serentak 2020 pada KLB ini.

"Nggak diumumkan kayak daftar caleg itu, nggak, nggak ada," ujar Habiburokhman di lokasi, Sabtu (8/8/2020).

Habiburokhman mengatakan pengumuman pasangan calon baru akan dilakukan setelah nama-nama calon kepala daerah yang diusung Gerindra mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menurutnya, pengumuman itu juga akan dilakukan di tiap daerah.

"Ya kalau nama sebagian besar sudah, tapi memang apakah diumumkan secara resmi itu yang belum, itu tidak diumumkan serentak walaupun namanya pilkada itu kan resminya ketika dilaporkannya ke KPU. Tapi hampir 90 persen udah fix semua tergantung daerahnya, para masing-masing daerah akan mengumumkan di daerah masing-masing," ucapnya.

Habiburokhman mengatakan konsolidasi politik Pilkada 2020 juga akan menjadi salah satu topik yang akan dibahas dalam KLB Gerindra ini.

"Ini kan konsolidasi besar pertama pasca-Pemilu 2019, apalagi nanti akan ada Pilkada serentak 2020 di Desember, makanya kongres luar biasa itu dimajukan di bulan-bulan ini supaya kita bisa berkonsolidasi di seluruh Indonesia. Agendanya antara lain akan membahas konsolidasi politik pembangunan partai kita saat ini dan lima tahun yang akan datang, termasuk evaluasi yang kemarin," jelas Habiburokhman.

Selain itu, KLB Gerindra ini juga akan mengukuhkan Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum. "Kita lihat saja prosesnya lebih kurang begitulah," tambah Habiburokhman.

Menurut anggota Komisi III DPR RI itu, KLB Gerindra tahun ini dihadiri 34 DPD se-Indonesia dengan peserta terbatas. Para peserta yang tidak dapat hadir secara langsung, kata Habiburokhman, bisa mengikuti agenda secara virtual.

"Ini kan kongres semi virtual dan fisik ya, sekitar 80 persen virtual, sisanya kita fisik yang hadir di sini. Mungkin di bawah 200 oranglah," tuturnya.

Seperti diketahui, KLB Partai Gerindra digelar hari ini. Ada yang istimewa karena Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri akan 'hadir' secara virtual.

Sekjen Gerindra Ahmad Muzani mengatakan KLB akan dibuka oleh Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Kongres akan dihadiri seluruh pimpinan DPD Partai Gerindra, Dewan Pembina, Dewan Pimpinan Pusat (sebagian secara daring), dan dewan pimpinan cabang tingkat kabupaten/kota, termasuk anggota DPRD kota/kabupaten/provinsi secara virtual atau daring dengan tetap mengikuti peraturan protokol kesehatan COVID-19.

Agenda KLB Gerindra adalah mendengarkan laporan pertanggungjawaban dewan pimpinan pusat dan pemandangan umum. Setelah itu, Prabowo akan kembali ditetapkan jadi Ketum.

(elz/ear)