Pengacara Ungkap Ahok Beri Sinyal Cabut Laporan soal Penghinaan

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 07 Agu 2020 19:33 WIB
Polisi: 2 Tersangka Pencemaran Nama Baik ke Ahok Tak Pernah Bertemu
Foto: Yogi Ernes/detikcom
Jakarta -

Pengacara Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Ahmad Ramzy, mengaku berencana menemui dua tersangka inisial KS (67) dan EJ (47) dalam kasus pencemaran nama baik kliennya itu. Dia mengatakan rencana pertemuan tersebut sebagai upaya menyelesaikan perkara tersebut secara kekeluargaan.

"Jadi tadi pagi saya bicara kepada Bapak buat laporan dan Bapak bicara ke saya, 'Coba Ramzy temui (dua tersangka)'. Artinya kan kalau temui ini ada sinyal-sinyallah," kata Ramzy ketika dihubungi detikcom, Jumat (7/8/2020).

"Pak BTP memerintahkan ke saya ini untuk bertemu dengan para tersangka untuk mencoba cara bagaimana perkara ini bisa diselesaikan secara baik dan bijaksana," sambungnya.

Ramzy mengatakan rencana pertemuan tersebut diupayakan untuk dilaksanakan di luar kantor polisi. Dia menilai hal itu untuk menciptakan kesan nyaman dan menghilangkan tekanan yang mungkin muncul ketika pertemuan tersebut dilakukan di kantor kepolisian.

Menurutnya, dalam pertemuan tersebut, dirinya akan melakukan pembicaraan dengan kedua tersangka terkait kasus hukum keduanya. Dia menyebutkan, jika nanti ada titik terang dari pertemuan tersebut, peluang mencabut laporan polisi terkait pencemaran nama baik Ahok bisa saja dilakukan.

"Iya, artinya ke sana (diselesaikan kekeluargaan). Artinya, ada kemungkinan bisa dicabut laporan polisinya. Tapi kan saya disuruh mendalami dulu terhadap para tersangka ini. Nanti saya juga akan bertemu dengan para tersangka ini untuk coba bicara," terang Ramzy.

Ramzy menambahkan, jika pertemuan tersebut bisa berakhir baik, dirinya juga mengupayakan kedua pelaku untuk bertemu dengan Ahok secara langsung. Dia mengatakan pertemuan dirinya dengan kedua tersangka tersebut diupayakan sebagai jembatan sebelum kedua tersangka bertemu dengan Ahok.

"Kemungkinan minggu depan kita bisa berkomunikasi dengan dua tersangka ini. Nanti kita ketemu kita coba cari jalan yang baik. Nanti hasil pertemuan saya laporkan ke Bapak. Nanti Kalau Bapak juga membuka pintu untuk ketemu. Nanti kita temukan," ujarnya.

Namun, Ramzy menegaskan, meski pihak Ahok membuka peluang bertemu dengan kedua tersangka tersebut, dia mengatakan tidak menjamin kasus tersebut akan berakhir secara kekeluargaan. Dia mengatakan hasil dari pertemuannya nanti menjadi langkah akhir sebelum Ahok memutuskan untuk menghentikan atau melanjutkan perkara tersebut.

Lebih lanjut Ramzy juga mengatakan hingga saat ini pihaknya juga masih terus menghormati proses pemberkasan berkas perkara yang dilakukan oleh polisi.

"Tapi saya tidak menjamin kalau ini akan berakhir atau ending-nya dengan kekeluargaan. Ketika nanti ada sinyal-sinyal yang bagus, saya akan bawa dua tersangka ini ke Pak BTP. Biar mereka bisa menyelesaikan ini dengan baik," pungkas Ramzy.

tonton video 'Dua Tersangka Penghina Ahok Tak Pernah Bertemu, Cuma Chatting':

[Gambas:Video 20detik]



(mei/fjp)