Rekonstruksi Pembunuhan di Apartemen Depok, Tersangka Peragakan 21 Adegan

Jehan Nurhakim - detikNews
Jumat, 07 Agu 2020 16:14 WIB
Terungkap, Korban Pembunuhan di Apartemen Depok Sempat Disetubuhi Pelaku
Rekonstruksi pembunuhan wanita di Apartemen Margonda Residence (Foto: dok. Istimewa)
Depok -

Polisi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan wanita, AO (36), di Apartemen Margonda Residence, Depok. Dalam rekonstruksi itu, tersangka FM (37) memperagakan 21 adegan.

Kasat Reskrim mengatakan rekonstruksi tersebut mengungkap fakta baru. Ada perbedaan keterangan tersangka yang terungkap dalam proses rekonstruksi tersebut.

"Ternyata, setelah kita melaksanakan 21 adegan dari rekonstruksi tersebut, memang didapat perbedaan dari keterangan tersangka. Setelah dilakukan rekonstruksi dan kita sesuaikan dengan hasil visum bahwa lebih tiga kali tersangka melakukan kekerasan tersebut. Artinya memukul bagian tubuh dari korban lebih tiga kali," kata Kasat Reskrim Polres Metro Depok Kompol Wadi Sabani kepada wartawan di Apartemen Margonda Residence, Jl Raya Margonda, Depok, Jumat (7/8/2020).

Sebanyak 21 adegan itu diawali korban dan pelaku masuk ke apartemen hingga pelaku membunuh korban dan meninggalkan apartemen.

"Jadi mulai pelaku dan korban memasuki area TKP sampai di dalam kamar dan yang terjadi di dalam kamar. Setelah itu selesai kejadian, selesai eksekusi pelaku meninggalkan lokasi TKP," tuturnya.

Lebih lanjut Wadi menjelaskan, dalam rekonstruksi, terungkap bahwa pelaku memukuli korban lebih dari tiga kali, mulai bagian tangan hingga bagian perut korban.

"Hasil visum, kepala yang memang sangat parah di kepala. Banyak pendarahan di kepala, kemudian sekujur tubuh. Bagian tangan, dua tangan, dua kaki, bagian paha, bagian perut, bagian bawah juga bekas bekas kekerasan yang diduga oleh pelaku ini," tuturnya.

Wadi mengatakan tujuan digelarnya rekonstruksi adalah membuat terang peristiwa pidana.

"Rekonstruksi ini bertujuan sebagai salah satu alat bukti nantinya untuk langkah berikutnya di sidang pengadilan kegiatan rekonstruksi ini bisa dijadikan bukti petunjuk untuk meyakinkan hakim bahwa telah memang betul melakukan tindak pidana," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, polisi mengungkap kasus pembunuhan wanita di Apartemen Margonda Residence, Depok, pada Selasa (4/8) malam. Pelaku adalah FM, yang mengaku sebagai kekasih korban.

Kepada polisi, FM mengaku membunuh korban karena korban disebutnya telah menjalin hubungan dengan pria lain. Pelaku membunuh korban dengan menggunakan palu karet.

(mea/mea)