Layanan Visa AS Masih Tutup, Kemlu Minta Mahasiswa Hubungi Pihak Kampus

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Jumat, 07 Agu 2020 15:13 WIB
Plt Jubir Kemlu Teuku Faizasyah.
Plt Jubir Kemlu Teuku Faizasyah (Andhika/detikcom)

Selain itu, Faizasyah mengatakan, ada sekitar 8.000 pelajar asal Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di AS. Menurutnya, seluruh pelajar tersebut berada dalam kondisi sehat.

"Saat ini ada lebih dari 8.000 pelajar Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di AS. Mereka dalam keadaan baik, sehat, dan menjalankan protokol kesehatan," ungkap Faizasyah.

Diberitakan sebelumnya, dua kampus bergengsi di AS, Harvard dan Massachusetts Institute of Technology (MIT), mengambil tindakan hukum terhadap pemerintah AS atas aturan imigrasi yang mengancam mahasiswa asing dideportasi. Harvard dan Massachusetts Institute of Technology mengajukan gugatan terhadap Imigrasi dan Bea-Cukai AS (ICE).

Dalam kebijakan baru itu, para mahasiswa asing tidak diperbolehkan tinggal di AS pada awal tahun akademik baru pada musim gugur ini jika kampus-kampus sudah sepenuhnya menerapkan perkuliahan daring, kecuali jika mereka beralih mengambil kuliah tatap muka dengan biaya khusus.

Halaman

(lir/lir)