Kesaksian Warga soal Kebakaran di Pasar Timbul Tomang Jakbar

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Jumat, 07 Agu 2020 15:11 WIB
Kebakaran hebat melanda Pasar Timbul Barat, Tomang, Jakarta Barat, Jumat (7/8/2020). Usai api padam, lokasi kebakaran ini jadi tontonan warga.
Pasar Timbul Tomang, Jakarta Barat (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Pasar Timbul Tomang, Jakarta Barat (Jakbar), terbakar dini hari tadi. Warga mengungkapkan api awalnya muncul dari 1 kios.

"Kan di sini mati lampu semalam, pas nyala saya keluar (rumah). Itu api udah ada dari depan (pasar), (dari) 1 kios. Langsung nyebar semua (api), nggak lama prosesnya jelang robohnya (bangunan pasar)," kata warga sekitar, Ahmad Gojali (58), di sekitar Pasar Timbul Tomang, Jakbar, Jumat (7/8/2020).

Gojali mengetahui kebakaran ini sekitar pukul 02.00 WIB dini hari tadi. Setelah listrik hidup, Gojali bermaksud mengecek tokonya yang berada di depan pasar. Namun saat dia melihat ada kebakaran, api yang awalnya berada di 1 kios tidak bisa dipadamkan. Api pun membesar karena hampir seluruh bahan bangunan Pasar Timbul Tomang terbuat dari kayu dan tripleks.

"Anak saya nggak bisa jebol (pintu kios yang terbakar), api nggak keburu kelar, ya udah makin gede. Disiram pakai ember nggak mempan, ya udah nyamber dia," ujarnya.

Api pun merembet ke kios yang menjual tabung elpiji. Gojali mengaku mendengar suara ledakan tabung gas 2-3 kali.

Gojali menambahkan api merembet ke depan kios pasar, termasuk ke dagangannya. Semua barang dagangannya hangus terbakar. Uang Rp 20 juta yang disimpannya pun ikut terbakar. Dia mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 200 juta dari kebakaran ini.

Warga lainnya, Yanti (33), mengaku mengetahui kebakaran saat api sudah membesar. Yanti mengatakan dia adalah penjual ayam di Pasar Timbul Tomang. Dia pun mengetahui kebakaran di pasar ketika dihubungi warga.

"Lagi tidur, ditelepon nggak denger. Tahunya (kebakaran) pas api udah besar. Jadi cepet banget nyamber (api). Cuma 15 menitan aja itu udah nyamber," ujar Yanti.

Dia pun mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 11 juta dari kejadian ini. Yanti menduga kebakaran terjadi karena korsleting listrik.

"Jadi (kebakaran diduga karena) cuma korslet listrik aja," ucap Yanti.

Pantauan detikcom, Jumat (7/8), api di Pasar Timbul Tomang sudah dipadamkan. Petugas damkar sudah tidak ada di lokasi.

Puing-puing belum dibersihkan. Sisa kayu, kardus, dan barang-barang pedagang pasar hangus terbakar. Namun, masih ada asap yang keluar dari puing-puing.

Kios yang berada di samping pasar pun ikut terbakar. Di sekitar Pasar Timbul Barat dipasang police line. Pengendara mobil atau motor tidak diperkenankan melewati pasar.

(gbr/gbr)