Pelapor: Harusnya Anji Lacak Profil Hadi Pranoto, Jangan Cuci Tangan

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 07 Agu 2020 15:03 WIB
Hadi Pranoto dan Anji
Foto: Instagram @duniamanji
Jakarta - Konten YouTube musisi Anji yang mewawancara Hadi Pranoto soal 'obat Corona' berbuntut panjang. Meski sudah telanjur dilaporkan ke polisi, Anji sendiri telah meminta maaf. Anji mengaku baru mengenal Hadi Pranoto sebelum mewawancarainya dan melihat referensi 'profesor Hadi Pranoto' dari media.

Menanggapi hal itu, Muannas Alaidid selaku pelapor mengatakan Anji seharusnya mencari tahu terlebih dahulu profil Hadi Panoto sebelum diwawancara. Apalagi jika menurut Anji sosok Hadi Pranoto adalah sosok yang dianggap sangat penting.

"Mestinya kalau di dalam konten itu Anji sendiri akui Hadi Pranoto ini orang paling dicari di dunia, harusnya dia dianggap tahu profil dan latar belakang orang yang akan diwawancarainya," jelas Muannas Alaidid kepada detikcom, Jumat (7/8/2020).

"Kecuali, kalau niatnya mau 'cuci tangan' seolah sengaja melemparkan kesalahan kepada orang lain," ucapnya.

Apalagi, Anji mengangkat isu soal obat Corona untuk dijadikan sebuah konten YouTube. Sementara itu, saat ini WHO pun belum menemukan vaksin Corona.

"Apalagi mengangkat isu sensitif soal obat atau temuan COVID yang semua orang tahu secara definitif belum ditemukan vaksinnya," tuturnya.

Anji mengaku menemukan referensi soal Hadi Pranoto dari Lampung Post. Namun, menurut Muannas Alaidid, hal itu hanya pembelaan Anji semata.

"Iya itu kan seperti membela diri dan melemparkan kesalahan kepada pihak lain. Anji mesti tahu kalau benar ada kesalahan yang dilakukan media (Lampung Post) sekalipun pernah mengangkat isu yang sama, semua ada hukumnya masing-masing. Bagi kita di luar pers yang tak punya hak jawab tetap berlaku delik umum, tidak bisa dijadikan pembenar," tuturnya.

Sebelumnya, Anji telah menyampaikan permintaan maaf karena telah membuat gaduh terkait wawancaranya dengan Hadi Pranoto soal 'obat Corona'. Anji mengaku belum mengenal Hadi Pranoto sebelum bikin video.

"Saya Anji, ingin meminta maaf kepada semua pihak karena kegaduhan yang terjadi. Perihal tersebut saya akan jelaskan beberapa hal. Pertama, saya belum mengenal Bapak Hadi Pranoto sebelumnya," ucap Anji dalam video klarifikasi di akun YouTube miliknya, Kamis (6/8).

Anji lalu menceritakan pertemuan pertamanya dengan Hadi. Saat itu Anji melihat Hadi diwawancarai oleh salah satu media soal COVID-19.

"Jadi pada tanggal 29 Juli 2020 saya datang ke Pulau Tegal Mas untuk melihat lahan saya yang ada di sana, yang itu tertera di highlight Insta Story saya yang berjudul 'Tegal Mas'. Kebetulan di saat itu ada acara yang dihadiri oleh Pak Hadi Pranoto, dan juga di sana, usai makan siang, saya lihat Pak Hadi Pranoto diwawancarai oleh beberapa media, salah satunya Lampung Post," katanya.

Setelah itu, Anji mengaku mencari berita soal Hadi Pranoto. Kemudian, dia tertarik melakukan wawancara dengan Hadi soal COVID-19.

"Saya tertarik dengan apa yang dibicarakan di dalam materi wawancara tersebut. Lalu saya mulai mencari berita tentang Bapak Hadi Pranoto di Google dan menemukan, sebelumnya sudah ada pemberitaan tentang Bapak Hadi Pranoto dan temuan-temuannya di media-media. Sejak April 2020. Saya melihat harapan, lalu saya meminta wawancara dengan dia," ucapnya.

Tonton video 'Hadi Pranoto dan Anji akan Dipanggil Sebagai Saksi untuk Pemeriksaan':

[Gambas:Video 20detik]



(mei/fjp)