Dilaporkan Balik Hadi Pranoto, Muannas Alaidid: Ada Aroma Bela Diri

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 07 Agu 2020 08:43 WIB
Muannas Alaidid
Muannas Alaidid (Farih/detikcom)
Jakarta -

Hadi Pranoto melaporkan balik Muannas Alaidid dengan tuduhan pencemaran nama baik. Menanggapi hal itu, Muannas Aladid menghormati upaya hukum Hadi Pranoto yang dinilainya sebagai upaya bela diri.

"Hak setiap warga negara melakukan setiap upaya hukum, kita hormati aja mesti saya 'mencium' aroma hanya sekadar membela diri," kata CEO of Cyber Indonesia Muannas Alaidid kepada detikcom, Jumat (7/8/2020).

Muannas mengaku sedikit lega lantaran dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik. Tadinya, dia berpikir Hadi Pranoto akan menuntutnya dengan kerugian materi, sebagaimana yang pernah disampaikan Hadi Pranoto kepada sejumlah media.

"Tadinya saya bakal kaget bila tuntutan balik itu benar seperti yang dia suarakan selama ini di hadapan awak media media soal kerugian 145 T karena laporan saya, ternyata bukan melainkan soal pencemaran nama baik, jadi saya sedikit bersyukur bukan soal uang," tuturnya.

Muannas Alaidid sendiri telah melaporkan Hadi Pranoto soal klaim obat Corona yang ditayangkan di channel YouTube musisi Anji 'dunia MANJI'. Menurutnya, laporannya itu semestinya diproses lebih dahulu untuk bisa membuktikan benar-tidaknya kabar bohong yang dituduhkan kepada Hadi Pranoto.

"Soal materi perkara yang dituduhkan saya belum tahu persis jadi kita ikuti saja panggilan nanti, tapi mestinya laporan ini belum bisa diproses sebelum laporan saya diperiksa lebih dulu terkait dugaan kabar bohong, karena kalo laporan saya benar, tuduhan pencemaran nama baik itu harusnya tidak beralasan dapat diteruskan," lanjutnya.

Meski begitu, Muannas Alaidid menghormati proses hukum. Ia siap mengikuti proses hukum di kepolisian terkait laporan Hadi Pranoto itu.

"Meski demikian, saya serahkan saja kepada penegak hukum dan mengikuti sesuai ketentuan yang berlaku," tuturnya.

Hadi Pranoto resmi melaporkan balik Muannas Alaidid ke Polda Metro Jaya pada Kamis (6/8) malam. Hadi Pranoto melaporkan Muannas Alaidid dengan tuduhan pencemaran nama baik.

"Kami di sini mewakili Pak Hadi Pranoto untuk membuat laporan polisi terkait pencemaran nama baik yang dibuat oleh saudara MA. Jadi, setelah kami ke beberapa tempat untuk konsultasi, akhirnya dijatuhkan pilihan untuk bisa melakukan pelaporan di Polda Metro Jaya," ujar kuasa hukum Hadi Pranoto, Angga Busra Lesmana, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (6/8).

Laporan Hadi Pranoto tertuang dalam nomor polisi LP/4648/VIII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ, Tanggal: 6 Agustus 2020. Kini laporan tersebut akan ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Angga menilai ada beberapa pernyataan yang dikeluarkan oleh Muannas Alaidid saat memberikan keterangan kepada media soal Hadi Pranoto yang bisa dikategorikan sebagai tindakan pencemaran nama baik kliennya tersebut. Salah satunya penyebutan kata 'profesor'.

"Kenapa saudara MA ini kita katakan pencemaran nama baik? Pertama, bahwa MA menyebutkan klien kita adalah profesor. Padahal klien kita tidak pernah menyebutkan dirinya profesor," jelasnya.

"Kedua, bahwa kita juga melihat ke mana-mana dia buat statement bahwa klien kami katanya memang ada memiliki teknologi, tapi klien kami tidak pernah menyebutkan bahwa dia tidak percaya dengan swab atau tes rapid. Itu nggak pernah, itu yang kita laporkan," sambungnya.

Tonton video 'Hadi Pranoto dan Anji akan Dipanggil Sebagai Saksi untuk Pemeriksaan':

[Gambas:Video 20detik]



(mei/fjp)