Pemkot Bogor Raih Penghargaan Kinerja Debitur Terbaik 2019

Yudistira Imandiar - detikNews
Jumat, 07 Agu 2020 10:19 WIB
Bogor
Foto: Pemkot Bogor
Jakarta -

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mendapatkan penghargaan Penilaian Kerja Debitur 2019 dari Kantor Wilayah Ditjen Perbendahaan (DJPBN) Kementerian Keuangan Jawa Barat. Apresiasi tersebut diberikan berdasarkan ketepatan waktu dan nilai pengembalian pinjaman Perumda Tirta Bogor kepada World Bank.

Dirut Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Deni Surya Senjaya memaparkan PDAM Tirta Kota Bogor menandatangani pinjaman lunak (Soft Loans) sebesar Rp 85 miliar pada tahun 2010 lalu.

Pinjaman tersebut, lanjut Deni, diperuntukan untuk pengembangan PDAM, di antaranya pembangunan WTP Dekeng 2.400 L per detik, penambahan dua unit filter di Dekeng, pemasangan pipa transmisi air bersih, penambahan distribusi di Kota Bogor, penggantian pipa lama, pembuatan reservoir di Kota Batu, dan penambahan pipa transmisi air baku di Rancamaya.

"Dengan keuangan yang sehat, Perumda Tirta Pakuan bisa membayar pinjaman sesuai nominalnya dan sebelum jatuh tempo. Pinjaman ini akan selesai di 2033 mendatang," ujar Deni dalam keterangan tertulis, Jumat (7/8/2020).

Wali Kota Bogor Bima Arya berterima kasih kepada Dirut Perumda Tirta Pakuan yang dinilai sudah menjalankan tanggung jawabnya secara tertib dan sistematis.

"Semoga Perumda Tirta Pakuan bisa terus meningkatkan pelayanan air di Kota Bogor, sehingga lebih banyak manfaat yang dirasakan," tutur Bima.

Ditambahkan Kepala Kanwil DJPBN Provinsi Jawa Barat Sahat M. T Panggabean, ada tiga aspek penilaian kepada para debitur, antara lain ketepatan jumlah pembayaran utang, ketetapan waktu pembayaran, dan kepatuhan pelaksanaan rekonsiliasi outstanding pinjaman selama periode 2019. Berdasarkan penilaian tersebut, Kota Bogor meraih peringkat pertama debitur terbaik kategori kredit program.

"Selama periode 2019 Pemkot Bogor selalu membayar tagihannya lebih cepat dari jatuh tempo dengan nominal yang tepat jumlah, yakni Rp 5 miliar (Pokok dan Bunga). Kami harap juga Kota Bogor bisa menjadi inspirator bagi debitur-debitur Pemda lainnya," ulas Sahat.

(akn/ega)