SPN Polda Metro Segera Luncurkan Aplikasi 'SIGAP' untuk Tingkatkan Mutu SDM

Mei Amelia R - detikNews
Kamis, 06 Agu 2020 21:10 WIB
Tingkatkan Kualitas SDM, SPN Polda Metro Luncurkan Aplikasi Sigap
Foto: Siswa di SPN Lido (Dok.Istimewa)
Jakarta -

Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Polda Metro Jaya segera meluncurkan aplikasi SIGAP (Siswa Gadik Pengasuh) untuk pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) Polri. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan SPN Polda Metro Jaya menghasilkan Bintara Polri yang handal, berkompeten dan berkarakter kuat.

"Harapannya, melalui aplikasi ini, baik siswa, gadik (tenaga pendidik) maupun pengasuh dapat berkolaborasi dengan baik dalam proses belajar mengajar secara asah, asih dan asuh. Sehingga menghasilkan generasi Bintara Polri yang handal, berkompeten dan memiliki karakter kuat," jelas Kepala SPN Lido Polda Metro Jaya Kombes Polisi Aloysius Supriyadi dalam keterangan kepada wartawan, Kamis (6/8/2020).

Aplikasi ini rencananya akan diluncurkan secara resmi oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana pada Senin (10/8) mendatang. Aplikasi ini dibangun sebagai upaya problem solving atas permasalahan dalam proses belajar dan mengajar terhadap siswa pendidikan pembentukan Bintara Polri di SPN Polda Metro Jaya.

"Pemanfaatan teknologi secara adaptif dalam proses pembelajaran diyakini akan mampu meningkatkan kualitas dan kontinuitas dalam proses belajar mengajar. Selain itu, juga mendukung program SIP Lemdiklat Polri dalam meng-input nilai yang dihasilkan melalui proses yang terukur dan transparan," tutur Aloysius.

Program aplikasi 'Sigap' ini digagas Aloysius bersama Koordinator Tenaga Pendidik (Koorgadik) SPN Lido Polda Metro Jaya AKBP Andi Sinjaya Ghalib. Dengan adanya aplikasi ini, SPN Polda Metro Jaya berusaha menciptakan sistem pembelajaran bagi tenaga pendidik maupun siswa calon bintara Polri agar bisa berlangsung secara interaktif dan mobile sehingga efektif dan efisien untuk mencapai target yang dituju.

Aloysius mengungkapkan aplikasi 'Sigap' berawal dari ide cara mendongkrak integritas para calon bintara Polri sesuai visi dan visi Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz melalui program "Promoter", khususnya poin ketiga untuk mewujudkan pemberdayaan kualitas SDM Polri yang profesional dan berkompeten. Hal tersebut seiring pula dengan komitmen dan penekanan Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Nana Sudjana menjadikan Polda Metro Jaya sebagai pelopor inovasi untuk kepentingan masyarakat dan institusi Polri, serta mewujudkan pengembangan kapasitas diri setiap anggota sesuai tantangan global menuju revolusi industri 4.0.

"Untuk menciptakan generasi muda Polri di level bintara Polri yang handal dan memiliki kompetensi, serta karakter yang kuat SPN Polda Metro Jaya menginisiasi aplikasi SIGAP," ucap Aloysius.

Ada beberapa keunggulan dari pemanfaatan aplikasi ini, salah satunya penilaian yang tadinya dilakukan secara konvensional kini dilakukan terkomputerisasi dengan hasil yang transparan.

Sementara itu, AKBP Andi Sinjaya Ghalib menjelaskan guna mendukung terlaksananya aplikasi Sigap sebagai program berbasis teknologi informasi (TI), dicanangkan pula program pengembangan kapasitas para tenaga pendidik (instructor capacity building) dan perbaikan sarana prasarana di SPN. Menurutnya, program aplikasi 'Sigap' dilatarbelakangi permasalahan yang muncul dalam proses belajar mengajar para tenaga pendidik, siswa, dan pengasuh di SPN.

"Selama ini penilaian kinerja tenaga pendidik, pengasuh maupun siswa calon bintara Polri dilakukan secara konvensional atau tidak berbasis teknologi sehingga perlu beralih melalui sistem digital," kata Andi.

(mei/fjp)